Jaksa Agung Mengajak Masyarakat Monitoring Persidangan Korupsi Jiwasraya

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Jaksa Agung (JA) RI Dr. Burhanuddin SH MH., himbauan agar seluruh lapisan masyarakat Indonesia mengawal, mengikuti dan memantau pelaksanaan sidang Perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengelolaan Keuangan Dan Investasi Dana pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Mengingat proses penanganan perkara tersebut sekarang sudah menjadi wewenang pengadilan untuk memeriksa dan mengadili mega korupsi tersebut,” ujar JA ditengah kesibukannya, Jumat (22/05).

Sebagaimana diketahui bersama, sejak penanganan perkara tersebut disidik oleh Kejaksaan Agung RI pada tanggal 17 Desember 2019, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah bekerja secara marathon dan hampir setiap hari melakukan pemeriksaan saksi, memeriksa ahli dan tersangka, serta melakukan penggeledahan dan penyitaan hingga akhirnya mengajukan perhitungan kerugian keuangan negara ke Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sehingga ditemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp. 16,81 Triliun.

Setelah penyidikan perkara tersebut selesai dan berkas perkara diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diteliti syarat-syarat kelengkapan formil maupun materiilnya hingga akhirnya semua berkas sebanyak 6 berkas perkara dinyatakan lengkap oleh JPU dan telah diserahkan tanggung jawab tersangka dan barang buktinya dari Tim Jaksa Penyidik kepada Tim Jaksa Penuntut Umum, dimana 1 berkas perkara yang terakhir atas nama Joko Hartono Tirto (JHT) telah diserahkan kepada JPU, pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2020 kemarin.

“Saya mengapresiasi kinerja Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus beserta jajarannya, khususnya Tim Jaksa Penyidik dan Penuntut Umum yang telah menyelesaikan perkara dalam rentang waktu kurang lebih 6 bulan yang telah bekerja keras siang malam untuk menuntaskan penyidikan perkara besar sekelas tindak pidana korupsi dengan kerugian negara Rp 16,81 Trilun, oleh karena itu patut diacungi jempol,” ujar Jaksa Agung RI mengapresiasi anak buahnya.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply