Tidak Hadir, Tim Penyidik Gagal Periksa 20 Saksi Dugaan Korupsi PT. Asuransi Jiwasraya

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI, gagal melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang pemilik SID (Single Investor Indetification) yang keberatan diblokir karena diduga terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero), di Gedung Bundar, Jl. Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (14/2).

20 orang yang rencananya dimintai keterangannya adalah pribadi maupun perusahaan yang rekening SID (Single Investor Indetification) atau Nomor Identitas Investor oleh Tim Penyidik. Namun hingga sore hari, pemilik SID yang hadir hanya 2 orang (itupun hanya meminta penundaan pemeriksaan karena merasa belum siap), sedang sisanya 18 orang tidak hadir tanpa ada keterangan, kendati sudah dipanggil secara patut menurut hukum acara pidana di indonesia.

Sehingga pemeriksaan hari itu hanya lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya atas nama saksi:

  1. Mohammad Rommy (eks. Kepala Bagian Pengembangan Dana PT. AJS);
  2. Yongky Teja (saksi yang keberatan rekening sahamnya diblokir) ;
  3. Fatahillah Moh Kanam ( dari PT. Bank CIMB Niaga hanya diminta menyerahkan data rekening)

“Pemeriksaan ke 20 orang tersebut sebagai pihak-pihak terkait dalam perkara ini sangat diperlukan keterangannya oleh Tim Penyidik, guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi serta mengungkap peristiwa yang sebenarnya,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono SH MH.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply