HOT

GEMPITA: Pemkot Tegas Menindak PKL “Loyo” Menindak Pengusaha

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terkesan sangat tegas dalam menindak para masyarakat kecil seperti Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mengais rejeki dengan berjualan di bahu jalan atau trotoar di wilayah Kota Tangerang, tidak jarang Pemkot Tangerang melalui Satuan Polisi Pamong Praja melakukan penertiban.

Namun tampaknya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tidak berdaya alias “loyo” ketika ada pengusaha yang melakukan pelanggaran peraturan daerah (Perda) yaitu Mendirikan bangunan Pabrik atau Gudang tanpa dilengkapai dengan IMB.

Hal ini disampaikan oleh Rudyanto selaku Wakil Ketua LSM Generasi Muda Peduli Tanah Air (Gempita) DPD Tangerang Raya, “inilah salah satu bukti bahwa Pemerintah hanya bisa tegas terhadap masyarakat kecil seperti pedagang kaki lima, tapi lemah dan loyo terhadap pengusaha”, ujarnya kepada RadarOnline.id ketika diminta tanggapanya terkait adanya pembangunan Gudang di kecamatan Priuk Kota Tangerang dan Pembangunan Tower Protelindo yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) namun pembangunanya sudah hampir selesai.

Rudyanto menambahkan, “kami meminta bapak Arief Rachadiono Wismansyah selaku Walikota Tangerang memerintahkan jarajanya untuk melakukan penindakan terhadap kedua bangunan tersebut, jika dalam waktu dekat ini Pemkot tidak melakukan penindakan, kami sebagi bagian dari masyarakat akan melakukan aksi unjukrasa di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, ujarnya dengan tegas kepada RadarOnline.id Kamis, 13/2/2020.

Untuk diketahui, adapun bangunan pabrik atau gudang industri yang diduga tidak memiliki izin medirikan bangunan (IMB) tersebut disebut sebut milik Akong yang juga merupakan pemilik pergudangan Komplek Akong di wilayah Sepatan. Hasil pantauan RadarOnline.id, dilokasi proyek pembangunan 3 unit gudang yang berlokasi di Kecamatan Priuk Kota Tangerang, yang berdasarkan informasi yang diperoleh satu unit belum memiliki IMB tapi sudah dilaksanakan pembangunan dan diperkirakaan progres pembangunan sudah mencapai 70%.

Demikian juga halnya pembangunan tower pemancar yang berlokasi di Poris Gaga lama RT 01/RW 08 Kecamatan Batu Ceper Kota Tangerang, yang menurut Angga selaku pihak perwakilan pemilik Tower dari Protelindo, belum memiliki izin sama sekali, bahkan izin paling mendasar saja yaitu berupa rekomendasi dari instansi terkait saja belum terbit, namun pembangunan sudah selesai tinggal pemasanggan perangkat perangkatnya saja.

Kuat dugaan pembangunan ini bisa berjalan karena adanya oknum -oknum yang diduga membekkingi jalanya pembangunan Gudang dan Tower tersebut.

RODI SITIO

Share.

About Author

Leave A Reply