Diduga, Ada Kongkaling Pada Proyek Senilai 10 M, DPW BAIN HAM RI Laporkan Bupati Bulukumba

Diduga, Ada Kongkaling Pada Proyek Senilai 10 M, DPW BAIN HAM RI Laporkan Bupati Bulukumba


RadarOnline.id, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) Sulawesi Selatan mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang di wakili oleh Rahmat Marsuki, SH.

Kedatangan Koordinator Departemen Advokasi Investigasi di Kejati ini, melaporkan kasus dugaan tindak pidana Korupsi Proyek Pembangunan Tahap I Jembatan muara sungai Bialo Kabupaten Bulukumba dengan anggaran APBD 2017 sebesar Rp.10.207.347.000,-.yang di kerjakan oleh PT. Karya Mandiri Pratama.

Dalam Surat laporan DPW BAIN HAM RI Sulawesi Selatan yang diantar langsung oleh Rahmat Marsuki, SH di terima langsung oleh Staff Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan.

Dalam rilisnya pada RadarOnline.id, Makassar, Rahmat Marsuki, mengatakan Proyek Jembatan sungai Bialo di duga banyak indikasi yang merugikan keuangan negara mulai dari proses lelang hingga proses kerja yang tidak sesuai bobot kerja dengan anggaran puluhan milyar rupiah serta pembebasan lahan.

“Dalam surat laporan tersebut Bupati Bulukumba juga masuk sebagai terlapor, Kadis PU dan Penataan Ruang Kabupaten Bulukumba, Pokja UPL, Pejabat Pembuat komitmen, Direktur PT. Karya Mandiri Pratama dan Perencana Proyek, “sebutnya, Jumat (13/9).

Rahmat berharap kasus ini secepatnya di tindak lanjuti penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan agar komitmen bersama menyelamatkan kerugian keuangan negara terbukti.

BACHTIAR BARISALLANG

administrator

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *