Sidang Perdana Toto Daniyanto Yang Terjerat Narkoba Sempat Tertunda

Sidang Perdana Toto Daniyanto Yang Terjerat Narkoba Sempat Tertunda

RadarOnline.id, TANGERANG – Terdakwa AKP Toto Daniyanto bin Warsito (57) anggota Polda Banten tersandung narkoba, dalam sidang Perdana bersama Junaedi alias Alex wiraswasta, dalam agenda pembacaan dakwaan yang di Ketua Majelis Hakim, Samsudin, Kamis (15/8) di Pengadilan Negeri Tangerang.

AKP Toto Daniyanto dan Junaedi alias Alex pada Minggu, 7 April 2019 sekitar pukul 16.00 wib bertempat di Lapak Limbah, Sentiong Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, melakukan transaksi narkoba jenis sabu 8 bungkus plastik dengan berat netto 4,5664 gram.

Oknum polisi, Toto Daniyanto yang sehari hari bertugas di Polda Banten, memberikan narkoba jenis sabu kepada Junaedi untuk diberikan kepada seseorang dengan maksud untuk membicarakan pengungkapan bandar narkoba di Muara Karang, Jakarta Utara.

Selanjutnya pada Senin, 8 April 2019 terdakwa Junaedi yang sedang berada di rumahnya Kp Palis RT.004/RW 001 Kaliasin, Kecamatan Sukamulia Kabupaten Tangerang, ditangkap Satnarkoba Polres Tangerang dan ditemukan 8 bungkus plastik sabu seberat 4, 5664 gram yang disimpan disamping meja TV.

Dari hasil pengembangan Polisi Satnarkoba, Selasa 9 April 2019 sekitar Jam 9.30 Wib AKP. Toto Daniyanto ditangkap di Mako Polda Banten, Jl Syeh Nawawi AL – Bantani No 76 Serang Banten, tapi tidak ada barang bukti narkoba, karena sudah diserahkan kepada terdakwa Junaedi yang sudah tertangkap sehari sebelumnya .

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, yang di hubungi menyangkut persidangan anggota polisi AKP Toto Daniyanto yang tersandung narkoba, mengatakan itu tanggung jawab pribadi, ketika ditanya terdakwa sehari hari bertugas di Kesatuan mana, Edy juga enggan menjawab.

Kedua terdakwa jelas melakukukan perbuatan tindak pidana pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum, menyimpan dan menawarkan nakotika jenis sabu untuk dijual atau menjadi perantara untuk menyerahkan narkotika golongan satu.

Persidangan terdakwa, Toto Daniyanto dan Junaedi yang saat ini ramai dibicarakan, dan salah satu Jaksa dari Kejaksaan Negeri Tigaraksa yang menyidangkan terdakwa sudah dua kali persidangan ditunda dan tidak muncul di Pengadilan, persidangan digantikan Jaksa Ramdani.

Surat dakwaan Jaksa Tiamila yang dibacakan Jaksa Ramdani dari Kejaksaan Negeri Tigaraksa, Dakwaan Pertama, Primair sebagai mana diancam pasal 114 ayat 1 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo pasal 132 ayat 1 UU NO 45 / 2009 tentang narkotika.

Dakwaan Kedua, Subsidair sebagaimana diatur dan diancam dalam.pasal 112 ayat 1 UU RI NO 35 / TH 2009 Tentang narkotika Jo pasal 132 ayat 1 UU RI NO 35 / TH 2009 tentang narkotika dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI NO 35 TH 2009 tentang narkotika, dengan ancamab hukuman paling ringan 5 Tahun dan denda 1 miliar.

LIM

author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *