Bus Trans Batam Dishub Kota Batam Disewa-sewakan

Bus Trans Batam Dishub Kota Batam Disewa-sewakan


RadarOnline.id, BATAM – Bus Trans Batam alat transportasi pengangkutan umum bagi masyarakat Kota Batam yang dikelolah Pemerintah Kota Batam melelui Dinas Perhubungan. Keberadaan trans batam sangat membantu masyarakat, selain tarif murah kenyamanannya pun terjamin aman. Tapi walaupun begitu, bus Trans Batam masih ada disewa-sewakan dengan tarif bervariasi seperti Bus besar disewakan antara Rp 1 juta s/ 1,5 juta dan Bus ukuran medium sekitar Rp 800 ribu.

Modus seperti sewa menyewa sudah berjalan lama hingga sekarang masih berjalan lancar. Untuk menyewa mobil Trans Batam dilakukan di hari sabtu, minggu dan hari libur supaya tidak diketahui modus permainan mereka.

Menurut salah seorang yang pernah bekerja sebagai honorer di Dishub Kota Batam mengatakan, sewa menyewa Bus Trans Batam sudah berjalan lama mulai dari mantan kepala UPT yang lama hingga sekarang dan permainan mereka sangat rapi.

Untuk urusan sewa menyewa maupun Retribusi diserahkan kepada seorang honorer berinitial ‘ A ‘ sebagai tangan kanan kepala UPT. Makanya target retribusi tahun yang lalu tidak tercapai karena ada dugaan permainan penyelewengan retribusi. Untuk menyewa Bus Trans Batam lakukan di hari sabtu, minggu dan hari libur .

” Tarif sewanya bervariasi tergantung besar busnya. Kalau busnya besar tarif sewanya Rp 1,5 juta dan ukuran medium Rp 800 ribu. Bayangkan saja bisnis sewa menyewa sudah berapa keuntungan pribadi oknum pejabatnya dan itu sudah memperkaya diri sendiri,” tegasnya.

Dikatakannya, setiap kapal Pelni sandar dipelabuhan Batu Ampar, Bus Trans Batam pasti sudah ada stanby beberapa unit artinya sudah ada kerjasama antara pihak Pelni dan Dishub Kota Batam. Didalam kerjasama pihak Pelni memberikan Rp 1 juta / 1 unit bus sebagai uang operasional dan diberikan langsung kepada sopirnya. “Dan uang operasional itu diberikan setiap Kapal Pelni sandar dipelabuhan Batu Ampar. Permainan itu sudah lama berjalan dan belum ada tercium hinga sekarang,” ungkapnya.

Ketua LSM Tipikor, Albert Sofian mengatakan modus yang dilakukan oknum pejabat UPT Trans Batam sudah menjurus korupsi dan diminta aparat penegak hukum khusunya Tim Saber dan Kejaksaan segera mengusut adanya aroma korupsi di UPT Trans Batam Dishub Kota Batam dan jangan dibiarkan karena jelas itu sudah merugikan negara. Memang selama ini sudah lama santer kedengarannya dikalangan Dishub soal permainan oknum pejabat UPT trans batam.

LSM Tipikor akan menyurati Walikota supaya menindak bawahannya dan juga menyurati Kejaksaan dan Tim Saber Pungli agar mengusut adanya dugaan penyelewengan retribusi maupun yang merugikan negara. “Dan jangan hanya untuk menguntungkan pribadi oknum pejabatnya,” tandasnya.

Saat mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala UPT Trans Batam, Paizal terkait adanya sewa menyewa bus, justru mengelak dan membantah. “Tidak benar itu dan tidak ada sewa menyewa bus trans batam,” katanya.

Lalu, soal kemana 5 unit mobil Trans Batam yang rusak, jawaban Paizal hanya nya “Oh saya tidak tahu itu, tanya kepala UPT yang lama soal itu,” sambil mencoba menyodorkan uang Rp 100 ribu untuk menyuap wartawan.

Sewaktu ditanya uang apa ini mau menyuap ya, lalu jawabnya, ” Oh tidak itu hanya uang kopi aja,” ujar Paizal, sambil meninggalkan RadarOnline.id dengan mengantonginya kembali uang tersebut.

OSC / TOM

author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *