Tanggapan Bupati Dinilai Terlalu Normatif

Tanggapan Bupati Dinilai Terlalu Normatif

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Tanggapan Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin terhadap Pemandangan Umum (PU) Fraksi – Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso dinilai terlalu normatif oleh anggota DPRD fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Sinol. Menurutnya, ada beberapa poin dari jawaban itu tidak dijabarkan secara detail.

” Pertama, ada beberapa pertanyaan PU fraksi dijawab normatif oleh Bupati,” kata Sinol seusai mengikuti sidang paripurna di Gedung DPRD, Rabu (12/6).

Kedua, lanjut Sinol, ada hal – hal yang seharusnya dijawab dengan baik malah dibuat mengambang. Contohnya, pengelolaan kas daerah yang dibacakan oleh fraksi PKS, bagaimana keuangan itu tidak dikelola dan disimpan secara giro tapi deposito. Sehingga, mendapatkan penghasilan. Tetapi, jawaban Bupati menyikapi itu malah likuiditas. Berarti, Pemerintah Daerah meragukan Bank untuk mampu membayar hutang.

“Likuiditas itu artinya, kemampuan perusahaan membayar hutang. Ini kesannya Pemda meragukan Bank untuk membanyar hutang,” ujar M. Sinol.

Selain jawaban tersebut, ada banyak pertanyaan fraksi yang dinilai tidak dijawab dengan gamblang. Seperti, keberadaan sampah di Tamansari yang ditanyakan oleh fraksi PKB. Jawaban Bupati hanya sebatas akan memperhatikan. Hal itu dinilai sangat normatif oleh M. Sinol.

Pada selasa kemarin, perihal sampah merupakan poin 10 dari 11 sikap fraksi PKB. Fraksi itu meminta Pemerintah Daerah mencari lahan baru terhadap penampungan sampah sementara yang berada di Kelurahan Tamansari. Lantaran banyak keluhan dari warga sekitar terhadap bau menyengat yang ditimbulkan penampungan sampah. Selain itu, fraksi PKB meminta Dinas Lingkungan Hidup memisahkan sampah organik dan non organik agar bisa dikelola secara maksimal.

Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin telah membacakan tanggapan dari masing – masing PU fraksi pada sidang Paripurna pagi tadi. Secara berurut, Bupati menanggapi PU fraksi itu. Termasuk permasalah tempat sampah yang masih akan dicarikan solusi.

“Perihal tempat penampungan sampah sementara di Kelurahan Tamansari, akan dicarikan solusi dengan memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Bupati saat membacakan tanggapan di Gedung DPRD.

Bupati juga menjawab perihal kebijakan penempatan kas daerah pada awal tahun sampai dengan akhir tahun dengan memperhatikan likuiditas.

SHODIQ

author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *