Empat Yatim Bersaudara Tak Dapat Bantuan Dari Baznas

Empat Yatim Bersaudara Tak Dapat Bantuan Dari Baznas

RadarOnline.id, BONDOWOSO – 4 (empat) Yatim Bersudara Aliya, Alisa, Sifa dan Dela, warga Desa Gubrih Kecamatan Wringin bernasib kurang beruntung. Mereka luput dari data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, untuk mendapatkan santunan seperti 500 anak yatim lainnya.

Menurut Hanati (60),nenek yang mengasuh 4 anak yatim itu, selama Bulan Ramadan ini tidak ada satu pun dari pihak Pemerintah Daerah, Pemerintahan Desa maupun Baznas datang kekediamannya untuk mendata.

“Selama bulan Ramadan ini ga ada satu pun yang datang kesini, ” kata Hanati di kediamannya, Jumat (24/).

Hanati mengatakan, ekonomi keluarga mulai berantakan ketika Herman, Bapak dari 4 anak yatim itu meninggal dunia di rumah sakit sekira 3 tahun lalu. Puani, Ibu yang menggantikan posisi sebagai tulang punggung, kerja keluar kota untuk melunasi hutang yang digunakan untuk merawat Herman saat berada dirumah sakit.

“Ibu dari 4 bersaudara ini ada di Kalimatan. Berangkat kerja 3 bulan lalu untuk melunasi hutang,” ujar Hanati.

Hanati menyampaikan, untuk menghidupi ke 4 yatim bersaudara, bekerja sebagai buruh. Penghasilan 20 ribu yang tidak tentu, berdampak kepada jatah makan ke 4 anak yatim itu. Mereka berempat, dijatah 5 ribu sebagai uang saku sekolah sekaligus uang jajan 2 saudaranya yang masih belum sekolah.

“Mereka makan ga tentu, Kadang 2 kali, kadang 3 kali. Tergantung penghasilan yang saya dapatkan,” terangnya.

SHODIQ

author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *