Gedung Bank Prima Dijadikan Objek Sita Atas Penggelapan Dana Nasabah 5 M

Gedung Bank Prima Dijadikan Objek Sita Atas Penggelapan Dana Nasabah 5 M

RadarOnline.id, SURABAYA – Persidangan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilayangkan Anugrah Yudo Witjaksono terhadap Bank Prima Master atas hilangnya dana tabungannya sebesar Rp 5 miliar berlanjut ke agenda kesimpulan.

Dalam kesimpulannya, Yudo melalui tim kuasa hukumnya menyampaikan beberapa fakta yang terungkap dalam persidangan. Salah satunya keterangan mantan Direktur Komersial Bank Prima Master.

“Saksi mengatakan, jika terjadi kesalahan prosedur yang sengaja dilakukan atas perintah Dirut Bank Prima Master, karena saat itu ada penilaian dari OJK,” terang Indrawansyach selaku tim penasehat hukum Yudo persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (21/5).

Keterangan Direktur Komersial Bank Prima Master tersebut, masih kata Indrawansyach, juga dibenarkan saksi Widya selaku audit internal dan Gardenia selaku Kepala Seksi Bank Prima Master.

“Keterangan sama, yang membenarkan slip setoran tabungan atas nama penggugat valid dan sah,” jelasnya.

Atas perkara ini, Bank Prima Master digugat inmateriil sebesar Rp 50 milyar dan materiil sebesar Rp 5 milyar.

“Kami juga mengajukan penyitaan terhadap Kantor Pusat Bank Prima Master di Jalan Jembatan Merah 15-17 Surabaya,”ungkap Indrawansyach.

Seperti diberitakan sebelumnya, gugatan ini diajukan Anugrah Yudo Witjaksono lantaran dana tabungan sebesar Rp 5 milyar raib.

Peristiwa raibnya uang Yudo ini, terjadi ketika meminta customer service bank tersebut memindahkan uangnya Rp 3 milyar dari rekening giro ke tabungan master plus.

Dari rekening giro yang sama, pada 17 April 2018, dia kembali memindahkan uangnya Rp 2 milyar ke tabungan master plus. Dengan demikian, total uang yang dipindah bukukan Rp 5 miliar.

Namun, sehari setelah tgl 17 april 2018 . Tepatnya tgl 18 April 2018 Yudo yang mencoba mengecek tabungannya di rekening master plus tidak menemukan adanya pencatatan dua kali dana masuk dari rekening gironya.

Setelah ditanyakan ke salah satu direktur ternyata terjadi transaksi penarikan yang dilakukan pihak bank tanpa sepengetahuan penggugat. Uang itu diduga dialihkan ke rekening sejumlah nasabah di Bank Prima Cabang Semarang . Tujuannya, untuk menutupi keuangan nasabah lain di bank itu karena banyak uang yang dikreditkan macet, Dan pada bulan april tersebut, OJK melakukan pemeriksaan rutin. Disitulah terungkap terjadi Fraud di Prima bank

HARIFIN

author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *