Ada Pungli Di Proyek Infrastruktur Kecamatan Pakuhaji

Ada Pungli Di Proyek Infrastruktur Kecamatan Pakuhaji

RadarOnline.id, TANGERANG – Pembangunan infrastruktur desa dari APBD Kabupaten Tangerang tahun 2019 yang dikelola oleh Kecamatan Pakuhaji, terjangkit virus pungutan liar (pungli). Pihak pengelola atau pengguna anggaran yakni Kecamatan Pakuhaji seolah tak rela tidak ikut menikmati manisnya uang negara.

Pungutan liar dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa itu dikenakan kepada para penyedia jasa konstruksi atau kontraktor pelaksana. Pungli tersebut besarnya rata-rata Rp 2,5 juta per paket kegiatan atau per proyek.

” Kita ditarik biaya sebesar Rp 2,5 juta atau Rp 3 juta per paket. Pihak kecamatan bilang untuk biaya kontrak dan lain-lain,” ungkap salah seorang penyedia jasa, Kamis (16/5).

Selain biaya kontrak, sumber yang meminta agar namanya tidak diungkapkan itu juga mengaku ada biaya lain yang dipungut dari para penyedia jasa. Besaran biayanya justru lebih besar dari biaya kontrak.

“Kontraktor dikenakan dana kemitraan sebesar 5 persen dari anggaran. Makanya, mengerjakan proyek kecamatan, untungnya tidak seberapa. Banyak pungutannya,” tambahnya.

Terkait informasi tersebut, upaya konfirmasi kepada Camat Pakuhaji, Ujat Sudradjat tidak berhasil. Begitupun dengan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Pakuhaji. Kedua pejabat yang dianggap bersinggungan langsung dengan pungli itu, tidak berada di kantornya, Jumat (17/5).

JUARA SIMANJUNTAK

author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *