Kisruh Pasar Butung Tak Berujung, Pedagang Tuntut Ganti Pengelola

RadarOnline.id, MAKASSAR – Kisruh para pedagang Pusat Grosir Pasar Butung tampaknya terus berlanjut, bahkan menemui babak baru.

Pasalnya, selain para pedagang ngotot menuntut agar pengelola pasar yang saat ini dikuasai oleh Anri Yusuf segera di audit terkait kepengurusan koperasi Bina Duta pusat grosir Butung Makassar periode 2015-2020. 

Berdasarkan informasi Anri Yusuf tidak ada dalam susunan pengurus koperasi serba usaha Bina Duta pusat grosir pasar butung dengan nomor surat 518/384/kop-UKM/X215, sehingga patut diduga tindakan kesewenang wenangan Pengelola berlaku Bak Preman dengan menutup paksa kios milik para pedagang.

Akibat ulah pengelola ini, para pedagang merugi hingga puluhan juta rupiah akibat kasus ini.

Berdasarkan surat edaran PD Pasar Makassar Kota Makassar nomor 511.2/PD.PSR/IV/2019 menyatakan kepada pedagang pasar butung agar tidak melakukan pembayaran sewa kios dengan adanya kekisruan pengurus Koperasi Serba Usaha ‘Bina Duta’ sebagai pengelola pasar Butung.

” Bagaimana kita mau membayar, sedangkan sudah ada surat edaran dari PD Pasar Makassar yang menyatakan kepengurusan koperasi ini ilegal,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (4/5).

Sementara itu, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) dalam orasinya saat berdemo di depan pasar Butung, Jumat (3/5) dengan menyatakan sikap, mendesak DPRD Kota Makassar turut menyelesaikan persoalan masyarakat yang terjadi di pasar Butung dengan memanggil pihak pihak terkait dan segera melakukan Hearing dan meminta Polres Pelabuhan Makassar untuk memberikan perlindungan hukum kepada para pedagang terkait penutupan kios miliknya dan mendesak pihak berwenang pengelola pasar Butung kota Makassar untuk membuka kios milik para pedagang yang digembok secara paksa dan sewenang wenang.

“Kami meminta kepada DPRD, Polres Pelabuhan dan PD Pasar Makassar Raya agar segera mengusut tuntas aksi yang dilakukan pengelola pasar butung ini yang membuat para pedagang mengalami kerugian materil dan non materil,” ungkap Juhardi Joe selaku pengurus LKBHMI cabang Makassar.

BACHTIAR BARISALLANG

author

Related Articles