SMAN 10 Jakarta Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Era Industri 4.0

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Diera Industri 4.0 atau Digital Ekonomi dibutuhkan infrastruktur penunjang dan sumber manusia yang handal untuk bisa mengoperasikan teknologi tersebut dan bisa berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Untuk menyiapkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia belum lama ini SMA N 10 Jakarta menyelenggarakan Rapat Kerja dengan mengangkat tema “Bersama Kita Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan di SMA Negeri 10 Jakarta Dalam Menyongsong Era Industri 4.0”.

Rustaman S.Pd sebagai Kepala SMA N 10 Jakarta mengatakan “Raker Sekolah ini diselenggarakan dalam usaha menyatukan visi misi dan membuat program kerja setahun kedepan SMAN 10 Jakarta. Kegiatan Raker sekolah kita lakukan dalam tiga tahapan waktu, menyelaraskan dengan kondisi sekolah untuk efektifitas dan evisiensi waktu yaitu 22 Maret, 5 April, 12 dan 13 April 2019.”

Pelaksanaan Raker Sekolah kali ini meliputi pembukaan dan pemberian materi dengan seminar setengah hari oleh Narasumber Ezra Peranginangin ST MT MBA Ph.D dari Podomoro University, dilaksanakan pada Jumat 22 Maret 2019.

Ketua Pelaksana Raker Dra. Tuti Sukarni M.Si Kons menyampaikan tema raker adalah “Bersama Kita Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan di SMA Negeri 10 Jakarta Dalam Menyongsong Era Industri 4.0. Tema ini diambil diiringi harapan Guru dan Tenaga Kependidikan, akan dapat menyelaraskan diri dalam perkembangan teknologi yang demikian pesat sehingga layanan pendidikan yang diberikan akan berpengaruh positif terhadap peserta didik.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat, H. Slamet beserta jajarannya yang hadir langsung dalam Reker Sekolah SMAN10 JAKARTA menyampaikan tentang Kebijakan Dinas Pendidikan. Sesuai dengan arahan Gubernur, sekolah diharapkan dapat menjadi simbiosis mutualisme. Lakukan kolaborasi dengan berbagai fihak untuk mendukung tercapainya kualitas layanan pendidikan yang baik. Apa yang dilakukan saat ini, dengan menghadirkan Perguruan Tinggi seperti STIAMi dan Podomoro University serta Orang tua siswa atau Pengurus Komite termasuk Pengurus RT,RW dan Kelurahan sebagai mitra merupakan hal yang sangat positif.

H. Larno selaku Kasie Peserta Didik dan Pengembangan Karakter yang hadir dalam Raker ini mewakili Kepala Dinas Pendidikan Prov.DKI Jakarta. Menyampaikan materi tentang Kebijakan Pendidikan di DKI, dari Gubernur. Yaitu 4C:

1. Creative, tidak hanya untuk literasi tingkatkan juga dengan penghijauan, sekolah ramah anak. Cukup satu anak ambil sebagai penggagas, masukan dalam kas. Fokus di satu bidang yang terbaik. Kembangkan terus kreatifitas, buat gagasan sebagai narasi jadikan sebuah dokumen. Buat disemua bidang sebagai satu unggulan.

2. Critical lakukan untuk kemajuan lembaga dengan cara yang baik, saling mendukung.

3. Comunication yang baik dilakukan dengan berbagai elemen untuk kemajuan bersama.

4. Colaborasi, kerjasama antar kepsek, guru, tata usaha, orangtua dan siswa. Kunci keberhasilan komunikasi dan kolaborasi.

Layani anak dengan hati, dg sepenuh hati, dengan hati-hati namun tidak sesuka hati. Orang yang paling mulia, adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.

Terkait Kesiswaan ada tiga ranah yang harus di perhatikan yakni, Tata Tertib, OSIS MPK, Ekskul. Majelis Pembina OSIS (OSIS, Wali Kls, BK). Sebagai lembaga pendidikan tugas pokoknya adalah bagaimana mengedukasi anak dari tidak tahu menjadi tahu. Bentuk tim kecil untuk merumuskan kegiatan. Manfaatkan buku kecil yang sudah diterbitkan kesiswaan.

Drs. H. Budiyanto M.M selaku Kepala P2KPTK2 Jakarta Timur juga mantan Kepala SMA N 10 Th. 2002-2004 mengatakan, “Perubahan SMA N 10 terjadi bila mau berkolaborasi dengan baik, Pak Rustaman yang dari SMA N 81 boleh meniru dan adaptasi program-program yang bagus. Hadirkan motivator, agar Guru-gurunya memperoleh pencerahan. Lomba-lomba berjenjang ikuti, anak-anak dibimbing dengan baik. Lejitkan satu lomba yang dimungkinkan, pastikan guru-guru bukan hanya datang dan pulang.

“Pohon-pohon sudah besar di sekeliling kita apakah nyali kita sudah ikut jadi besar.?” tanya Budiyanto kepada peserta Raker untuk memotivasi mereka.

EDISON MUNTHE

Share.

About Author

Comments are closed.