Kejaksaan Eksekusi Napi DPO Ke 34 Tahun 2019

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA –Tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan. Bagi para narapidana yang sudah berkekuatan hukum tetap supaya segera menyerahkan diri masing. Program Tangkap Buron (Tabur) 31.1 Kejaksaan R.I, kembali berhasil mengamankan buronan ke-34 Tahun 2019 yang menargetkan masing-masing Kejaksaan Tinggi (Kejati) minimal dapat menangkap 1 (satu) Buronan untuk setiap bulannya.

“Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dan Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma berhasil mengamankan buronan terpidana perkara tindak pidana korupsi asal Kejari Seluma atas nama Drs. H. Mulkan Tajudu, MM yang diamankan pada Jum’at, 15 Maret 2019 sekitar pukul 13.30 WIB di salah satu daerah di Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Dr. Mukri SH MH.

Drs. H. Mulkan Tajudin MM (Sekda Kabupaten Seluma Tahun 2007) kata Kapuspen selaku Pengguna Anggaran (PA) yang buron sejak tahun 2014 adalah satu dari tiga terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi pengadaan pakaian seragam dinas harian se-Kabupaten Seluma tahun anggaran 2007 dengan pagu anggaran senilai Rp.2.380.000.000,- dan telah merugikan keuangan negara sebesar Rp.716.136.364,-

Perbuatan yang merugikan negara itu dilakukannya secara bersama-sama dengan Drs. Faisal Busatamam (Asisten Administrasi Setda Kabupaten Seluma) selaku Ketua Panitia Pengadaan dan Drs. ABD Wahid, MM (Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Kabupaten Seluma) selaku PPTK (keduanya telah diekseskusi tanggal 14 Mei 2014).

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 1864 K/PID.SUS/2013 tanggal 9 Desember 2013, Drs. H. Mulkan Tajudin, MM dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp.200.000.000,- subsidair 6 (enam) bulan kurungan.

THOMSON

Share.

About Author

Comments are closed.