Nana: 389 Orang Dilibatkan Untuk Nyortir Lipat Surat Suara Pemilu

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Depok, Nana Shobarna membenarkan bahwa hari ini, Senin (11/3), sebanyak 389 orang dilibatkan untuk menyortir dan melipat surat suara Pemilu 2019.

“Jadi, hari pertama ini pelipatan akan dimulai dari DPRD Provinsi terlebih dahulu sebanyak 1.335.525 surat suara, kemudian dilanjutkan dengan tingkat DPR RI, Pilpres dan DPRD tingkat Kota. Nanti jika surat DPD RI sudah sampai akan kita lanjutkan lagi. Bahkan juga,  proses penyortiran dan pelipatan itu diawasi petugas dari kepolisian, sekretariat KPU Kota Depok. Pihak Bawaslu Kota Depok juga hadir,” ujarnya, Senin (11/3).

Dia menjelaskan, bahwa para pekerja itu sebelum masuk ruangan untuk pelipat surat suara harus melewati serangkaian pemeriksaan. Bahkan, mereka juga dilarang membawa tas ke dalam area pelipatan. Barang-barang seperti gunting, pisau, korek, rokok dan telepon genggam juga tak boleh dibawa masuk.

“Artinya, para pekerja ini sebelumnya sudah mengikuti bimbingan teknis cara sortir dan lipat surat suara. Bahkan sebagian besar di antara mereka sudah berpengalaman saat melipat surat suara Pilgub tahun lalu,” jelas Nana.

Nana menambahkan, bahwa kegiatan sortir dan lipat suara ini berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 Wib hingga pukul 18.00 Wib. “Jadi, KPU Kota Depok menargetkan pengerjaan sortir dan lipat surat suara keseluruhan pada tanggal 30 Maret 2019,” pungkasnya.

Sedangkan, Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barlini mengungkapkan, bahwa pihaknya menurunkan 3 petugas Panwascam yang bertugas untuk melakukan pengawasan penyortiran dan pelipatan surat suara ini. 

“Jadi, disamping menempatkan staf-staf dari Bawaslu Kota Depok. Kami juga menugaskan 3 personil panwascam per harinya untuk mengawasi jalannya penyortiran dan pelipatan surat suara ini,” ujarnya.

Luli menambahkan, bahwa surat suara yang sudah masuk ke gudang KPU Kota Depok masing-masing sebanyak 1.335.525. Per dus nya, surat suara dilebihkan 2% dari jumlah total surat suara per dus.

“Bahkan kami menghimbau kepada para petugas agar menyisihkan surat suara yang ditemukan rusak,” pungkasnya. 

MAULANA SAID

Share.

About Author

Comments are closed.