Prajurit TNI Kodim 0508/Depok Lakukan Donor Darah

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Dandim 0508/Depok Letnan Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar membenarkan, bahwa pihaknya bekerjasama dengan UTDC (Unit Tranfusi Darah Cabang) PMI Depok dan Hotel Savero, menggelar bakti sosial yakni, donor darah.

“Jadi kegiatan bakti sosial ini merupakan program teritorial Kodim 0508/Depok, yang peduli terhadap masyarakat, khususnya kebutuhan persedian darah,” Eko, didampingi Pasiter Kapten Inf Ibrahim dan Danramil 02/Beji Kapten Inf Tafipudin, Senin (11/2), saat melaksanakan donor darah di Archid Ballrom Hotel Savero, Beji, Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa kegiatan baksos donor darah bagi prajurit Kodim rutin dilaksanakan setiap tahunnya, karena setetes darah itu sangat berarti untuk menyelamatkan jiwa manusia lainnya.

“Sebanyak 20 prajurit dan 20 anggota Persit Kodim 0508/Depok yang mendonorkan darahnya. Sedangkan pelaksanaannya,” tutur Eko.

Ditempat yang sama, staf UTDC PMI Depok Ayi menerangkan, bahwa jumlah peserta yang terdaftar dan berminat mengikuti donor darah mencapai 160 peserta. 40 peserta dari Kodim Depok, sisanya dari karyawan hotel Savero dan pendonor lainnya.

“Selanjutnya, setelah melalui proses pemeriksaan tekanan darah dan HB (hemoglobin-red), hanya 36 orang peserta yang lolos mendonorkan darahnya,” terangnya.

Dia menjelaskan, bahwa sebagian besar peserta tersebut ditolak karena alasan tingkat HB yang tinggi. Biasanya disebakan karena kurangnya istirahat, terlalu banyak memakan makanan yang mengandung santan, dan kurang mengkonsumsi air putih mineral.

“Artinya, manfaat dari mendonorkan darah secara teratur, selain membantu sesama juga dapat membantu merangsang produksi sel-sel darah baru. Proses ini, akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien,” jelas Ayi.

Ayi juga menambahkan, bahwa mendonorkan darah juga dapat digunakan sebagai uji pemeriksaan kesehatan diri sendiri. Ketika darah berada di dalam kantong darah dan diperiksa di laboratorium, maka tim medis akan melihat apakah anda (pendonor-red) menderita suatu penyakit tertentu atau tidak.

“Jadi bilamana negatif dari segala jenis penyakit, maka dapat disumbangkan untuk mereka yang membutuhkan. Jika tidak, maka akan diberitahu apa yang sebenarnya sedang terjadi sehingga tidak dapat mendonorkan,” ujarnya. 

MAULANA SAID

Share.

About Author

Comments are closed.