Presiden Perintahkan Operasi Pencarian Korban Lion Air JT-610

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, NUSA DUA – Presiden Joko Widodo menyatakan telah mendapatkan laporan dari Menteri Perhubungan (Menhub) terkait dengan musibah pesawat Lion Air JT 610 rute penerbangan Bandara Soetta Jakarta menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang, Senin (29/10) sekitar pukul 06.20 WIB dengan membawa 178 penumpang.

Begitu menerima laporan tersebut, Presiden Jokowi langsung memerintahkan kepada Kepala Basarnas yang dibantu oleh TNI dan Polri untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan secepat-cepatnya kepada korban Lion Air JT-610.

“Kita melakukan upaya yang terbaik untuk menemukan dan menyelamatkan korban, dan saya terus berdoa dan berharap korban akan segera ditemukan,” kata Presiden Jokowi dalam pernyataannya, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Bali, Senin (29/10) siang, sebagaimana rilis Sekretariat Kabinet RI yang dikutip dari http://setkab.go.id.

Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengaku merasakan kerisauan yang mendalam dari seluruh keluarga korban. Namun, Presiden berharap para keluarga korban bisa tenang menunggu tim SAR yang sekarang ini sedang bekerja keras di lokasi kejadian.

Presiden Jokowi menyatakan juga telah memerintahkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa ini, dan segera menyampaikan hasil penyelidikannya secepat-cepatnya.

“Sekali lagi kita masih fokus pada pencarian dan penyelamatan korban. Mohon doa dan dukungan dari kita semuanya,” kata Presiden Jokowi.

Menurut informasi sebelumnya pesawat Boeing 737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik maskapai Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta, Banten, menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung (Babel), semula dilaporkan telah hilang kontak Senin pagi sekitar pukul 06.33 WIB.

Namun Badan SAR Nasional (Basarnas) telah menemukan puing-puing pesawat penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT-160 itu, yang terbang jatuh di perairan utara Karawang, Jawa Barat, dengan kedalaman 30 -35 meter.

Sumber: Suara Pembaruan

Share.

Comments are closed.