Danrem 071/Wk: TNI Peduli Bantu Panca Pengidap Tumor

RadarOnline.id, BANYUMAS – Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana S.Sos M.M., M.Tr (Han) menyikapi tentang warga masyarakat yang mengalami kesulitan, khususnya kepada adek Panca bocah usia dua tahun yang mengidap tumor ganas di mata, anak dari Narko warga Desa Wiradadi Grumbul Rawasalak Rt.3 Rw.4 Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas.

Pada Sabtu (15/9) sekitar pukul 08.30 wib Kapenrem 071/ Wijaya Kusuma dan jajarannya melaksanakan anjangsana menengok adek Panca yang sedang dirawat di Rumah sakit Margono Soekarjo Purwokerto. Melalui Kapenremnya Kapten Kav M Purbo Suseno, Danrem 071/ Wijayakusuma menyampaikan apa yang dilakukan TNI semata-mata untuk membantu baik kepada Adek Panca penderita tumor maupun keluarganya. Disamping itu, sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan serta rasa senasib sepenanggungan terhadap sesama. Semuanya itu pada dasarnya sudah merupakan bagian tugas TNI.

“Sebagai prajurit TNI yang bertugas di komando kewilayahan, harus jeli terhadap kesulitan kesulitan apa saja yang sedang dialami masyarakatnya. Sekecil apapun itu, sebagai prajurit yang bersapta marga harus dapat mencarikan solusi terbaik guna membantu kesulitan-kesulitan yang dialami masyarakat sekelilingnya, salah satu butir dalam 8 Wajib TNI”, terangnya.

Danrem 071/Wk juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas apa yang dialami adek Panca, berharap adek Panca segera sembuh dan kembali sehat serta dapat meniti kehidupannya seperti anak-anak seusianya.

“Secara pribadi dan selaku Danrem 071/Wk beserta staf dan Persit Kartika Chandra Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro menyampaikan empati yang mendalam kepada Panca dan juga pada keluarga. Semoga Panca dapat segera ditangani tim medis dan sehat kembali untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Tak lupa kami juga haturkan terima kasih kepada rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto dan semua pihak yang telah membantu hingga Panca dapat dirawat di rumah sakit tersebut. Semoga apa yang bantuan telah diberikan bermanfaat bagi adek Panca dan keluarganya, mendapat dari barokah Allah SWT”, paparnya.

Seperti diketahui pada akhir pekan ini dibeberapa instansi, media ataupun masyarakat sekitar Banyumas, telah viral peduli sosial tentang Bocah berusia dua tahun “Panca” mengidap tumor ganas di mata.

“Panca” baru dua tahun putra Bpk. Narko profesi buruh bangunan asal Desain Wiradadi Grumbul Rawasalak Rt.3 Rw.4 Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas, terserang tumor ganas di matanya. Dan yang menyedihkan lagi, pengobatan bocah yang matanya terdapat benjolan ini belum masuk di BPJS.

Narko bapak dari Panca penderita tumor ganas ini mengatakan, sakit yang diderita anaknya sudah lama. Awal mula gejalanya seperti katarak, terakhir dua bulan ini anak saya panas sekali. Saya langsung membawa ke Rumah Sakit, dan oleh dokter diagnosa sementara tumor ganas,cerita pak Narko

Kondisi Panca terlihat sayu dalam gendongan sang ibu. Dia yang seharusnya menikmati masa kecilnya dengan bahagia dan bermain bersama anak-anak sebayanya justru lebih banyak di gendongan sang ibu. Terkait kapan benjolan di mata kiri sang anak sebesar bola tenis muncul, Narko menuturkan terjadi dalam satu malam. “Dalam satu malam langsung besar dan seperti sekarang ini sudah sekitar 2 bulan,” jelasnya.

Sayangnya, pengobatan bocah tersebut belum bisa menggunakan BPJS, terkendala administrasi, karena domisili sang bapak.
Narko warga asli Banyumas, karena lama merantau di Sumatera dan sudah ber E-KTP dgn alamat sumatra Barat, kota Padang, Kabupaten Pasaman, Desa Bandarjo kecamatan Luhaknanduo, Sehingga NIK tidak tercatat di Dindukcapil wilayah Banyumas. Sedangkan dia kembali kesini, belum mengurus surat pindah terlebih dahulu. Namun atas bantuan dari kepala desa wiradadi dan Koramil 04/ Sokaraja Kodim 0701 Bms serta berbagai pihak sehingga dapat memperoleh bantuan pengobatan Jamkesda.

Hingga kini, kondisi Panca sedang ditangani tim dokter RS.Margono Soekarjo Purwokerto, Banyumas. Untuk sementara, Panca dirawat di bangsal Seruni kamar 4 dalam rangka memulihkan staminanya guna menghadapi operasi tumor ganas di kelopak matanya, yang direncanakan akan dilakukan pada Senin lusa 17 September 2018 di rumah sakit tersebut.

Sumber: Puspen TNI