Pengacara Kunjungi Ahok di Mako Brimob Depok

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Rolas Sitinjak dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat sidang tahun 2017 lalu. (Dok RadarOnline)

RadarOnline.id, JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini dalam kondisi sehat di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Depok. Ahok disebut makin rajin berolahraga dan terlihat sehat.

Hal itu terungkap setelah pengacara Ahok berkunjung ke Rutan Mako Brimob Depok, Selasa (4/9) kemarin. Adapun pengacaranya yang berkunjung diantaranya I Wayan Sudirta, Rolas Sitinjak dan Teguh Samudera.

“Baik, sehat. Mungkin berat badannya sedikit naik, padahal dia makin kencang olahraganya, tapi badannya makin berisi,” ujar I Wayan Sudirta setelah menjenguk Ahok di Rutan Mako Brimob Depok.

Dari kunjungan pengacara, diceritakan bahwa kegiatan sehari-hari Ahok adalah membaca buku dan olah raga. Adapun olah raga yang paling disukai Ahok selama di dalam tahanan adalah push-up.

Selama kunjungan pengacara, banyak issu yang beredar diklarifikasi oleh Ahok, seperti pihaknya tidak benar pindah agama, Ahok tidak benar ada hubungan dengan wanita lain. Bahkan sampai sekarang mantan Bupati Belitung Timur ini belum memikirkan soal pernikahan.

Seperti diketahui, saat ini banyak masyarakat yang cinta sama Ahok (Ahokers) berharap supaya Ahok mau mengambil bebas bersyarat. Namun hal itu tegas dikatakan Ahok tidak mau. Ia mau mau bebas murni.

“Walau secara aturan bisa bebas bersyarat, tetapi Ahok tidak mau mengambil bebas bersyarat. Dia mau bebas murni,” kata Rolas Sitinjak, di tempat yang sama usai jenguk Ahok.

Rolas menambahkan, banyak tauladan yang didapat dari Ahok, salah satunya terkait hukuman yang dijalaninya saat ini. “Seperti yang kita ketahui, pelaku koruptor dapat remisi 3-6 bulan, bahkan mengajukan bebas bersyarat. Tetapi Ahok menunjukkan kenegarawaannya dengan menghormati proses hukum dan menjalaninya sampai bebas murni,” tambah Rolas.

Ahok juga berpesan dirinya tidak mau bebas bersyarat, karena dia ingin mementingkan bukan soal bebas, tapi bagaimana dirinya itu menjadi lilin, menjadi alat agar rakyat tidak menghadapi kontroversi.

Sementara itu, saat dibandingkan dengan pemerintahan jaman sekarang, banyak masyarakat merindukan kepemimpinan Ahok di Jakarta. Masyarakat rindu akan ketegasan Ahok saat menjabat Gubernur di DKI Jakarta, rindu akan pelayanannya kepada masayarakat.

“Ahok menyatakan biar masyarakat saja yang menilai bagaimana saat dia memimpin Jakarta,” terang Rolas.

Kerinduan masyarakat kepada Ahok terlihat dimana hampir setiap hari di Rutan tempat Ahok ditahan, selalu terlihat antrian banyak orang hendak besuk Ahok.

Sementara jelang pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, Ahok menyarankan agar para Ahokers memilih Calon Presiden (Capres) yang pro rakyat.

“Salam dari Ahok buat seluruh masyarakat Indonesia dan dari tahanan Mako Brimob Ahok tetap berdoa yang terbaik buat negara dan masyarakat Indonesia,” tutup Rolas.

Sekedar informasi, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis pada 9 Mei 2017 dengan hukuman 2 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Ahok diperkirakan bisa bebas pada awal Tahun 2019.

RBP

Baca juga :
Rolas Sitinjak Laporkan Saksi Pelapor Asroi
Rolas : Basuki Tjahaja Purnama Terbukti Tak Bersalah

Share.

Comments are closed.