Polisi Kembali Amankan Pelaku Prostitusi Online Mares Depok

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Kepala Satuan Unit Reserse Kriminal Polresta Depok, Komisaris Polisi Bintoro mengungkapkan, bahwa pihaknya kembali berhasil mengamankan pelaku prostitusi online di salah satu kamar Apartemen di Jalan Margonda, Kecamatan Beji Kota Depok.

” Artinya, modus operandi dalam prostitusi kali ini dilakukan secara terstruktur. Jadi, Unit Satuan Reserse dan Kriminal Polsek Beji bersama Polresta Depok, bergasil mengamankan tiga terduga pelaku prostitusi online di salah satu kamar tersebut,” ungkap Bintoro, di Mapolres Depok.

Menururnya, bahwa selain itu disini ada yang berperan sebagai pembuat akun dan menawarkan PSK secara online, lalu bertugas bertransaksi dengan konsumen dan menyediakan kamar di apartemen.

“Bahkan juga ada yang menjadi joki (yang mengantar) PSK sampai ke apartemen dan melakukan hubungan kencan,” tutur Bintoro.

Dia menjelaskan, bahwa ada tiga orang tersangka yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polresta Depok dan Polsek Beji, pada Selasa 21 Agustus 2018, sekitar pukul 1.00 WIB dini hari.

“Jadi, ketiga orang ini berinisial TM, R dan IS. Selain itu, dengan barang bukti diamankan seperti alat kontrasepsi, celana dalam dan uang senilai Rp 640 ribu,” jelas Bintoro.

Bintoro menerangkan, bahwa dalam praktek prostitusi tersebut para pelaku diketahui merekrut PSK yang masih berusia dibawah umur. Jadi dari hasil interogasi terhadap PSK tersebut, diketahui untuk sekali kencan para konsumen harus merogoh kocek senilai Rp 900 ribu.

“Jadi dari uang tersebut, dibagi oleh para tersangka untuk membayar sewa apartemen Rp 250 ribu, untuk PSKnya sebesar Rp 300 ribu sedangkan untuk beberapa orang lain yang ikut andil dalam prostitusi tersebut, seperti Joki memperoleh bagian sebesar Rp 100 ribu,” terang Bintoro.

Bintoro menambahkan, bahwa bisnis prostitusi ini masih kita lakukan identifikasi. Namun lokasinya di tempat yang sama apartemen di Jalan Margonda.

“Artinya lokasinya sama seperti yang kita ungkap kemarin, tapi modusnya berbeda kalau yang kali ini sangat terstruktur dan para pelaku saling melengkapi,” pungkasnya.

MAULANA SAID

Share.

Comments are closed.