Firdaus: Segera Ungkap Prostitusi Online di Apartemen Mares Depok

0
143

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Kepala Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mendapat informasi, adanya aktivitas prostitusi online yang marak di Apartemen Margonda Residence (Mares), Depok.

“Jadi infonya ada dua lokasi Apartemen Mares yakni Apartemen Mares 1 dan 2 yang berada di Jalan Margonda, Kelurahan Pondok Cina, Beji, dan Apartemen Mares 3,4 dan 5 yang berada di Jalan Margonda, Kelurahan Kemiri Muka, Beji.

“Untuk itu, pihak kepolisian bersama Satpol PP bertekad untuk menindak serta membersihkan aktivitas prostitusi online yang marak di Apartemen Margonda Residence tersebut,” tegas Firdaus, Selasa (14/8), di Mapolres Depok.

Dia menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan Patroli Cyber dan undercover atau penyelidikan mendalam untuk membongkar aktivitas prostitusi online hingga jaringannya tersebut. Namun kita butuh waktu untuk membongkar kegiatan prostitusi online tersebut.

Maka dari iru, kita tidak ingin asal tangkap saja tapi lebih menginginkan membongkar sampai keakar-akarnya, membasmi jaringannya, termasuk juga kalau kita dapat bukti ternyata pemilik unit-unit kamar yang disewakan itu terlibat maka akan kita pidanakan juga. Pemilik kamar bisa dipidanakan jika terbukti turut serta menyediakan tempat,” jelas Firdaus.

Firdaus menambahkan, bahwa pihaknya akan membongkar jaringan prostitusi online dengan penegakkan hukum yang mengacu dalam KUHP Pasal 296 dan 506. “Jadi dengan target menjerat mucikari dan orang-orang yang terlibat langsung mendapat keuntungan dengan ancaman hukuman diatas 1,5 tahun,” pungkas Firdaus.

Ditempat terpisah Kabid Tranmastibum Pamwal Satpol PP Depok, Kusumo mengungkapkan, bahwa pihaknya telah memerintahkan kepada pengelola Apartemen Mares tersebut untuk lebih memperketat dalam pengawasan serta pengamanan di lingkungan apartemen khususnya.

“Jadi, benar kami bersama pihak kepolisian Polres Depok segera menggelar razia besar-besaran untuk membersihkan penyalahgunaan apartemen dari kegiatan prostitusi,” ungkap Kusumo.

Kusumo menegaskan, bahwa pihaknya memastikan memang ada penyelenggaraan prostitusi online di Apartemen Mares 1,2,3,4 dan 5 dari hasil informasi masyarakat dan hasil investigasi serta pelacakan jejak digital melalui aplikasi twitter, wechat dan aplikasi di medsos lainnya.

“Sebab pada hari Minggu kemarin, Satpol PP berhasil menangkap sembilan PSK di Apartemen Mares 5, bahkan ada empat PSK masih dibawah umur, berusia 14 tahun,” tandasnya.

MAULANA SAID