Bendahara Desa AtuE Jadi Tersangka Korupsi

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, LUWU TIMUR –  Bendahara Desa Atue Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Erni ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penyelewengan dana Desa tahun 2017.

Kepala Kepolisian Resor Luwu Timur AKBP  Leonardo Panji Wahyudi membenarkan penetapan tersangka terhadap Erni tersebut.

“Iya betul, yang bersangkutan sudah kami tingkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan dan berkas perkaranya kami sudah kirim ke kejaksaan untuk di periksa, tinggal menunggu P21, ” ujar mantan Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan, Minggu (12/8).

Sebelumnya, Erni dilaporkan ke Polres Luwu Timur melalui Sat Reskrim, selaku bendahara Desa yang merugikan uang negara Rp 230 Juta setelah adanya hasil audit BPKP perwakilan Sulawesi Selatan.

Anggaran senilai ratusan juta tersebut menggunakan Alokasi Dana Desa diperuntukkan untuk kegiatan sarana air bersih diwilayah desa Atue. Hanya saja, kegiatan sarana air bersih ini tidak dilaksanakan sesuai dengan harapan padahal anggarannya ada namun tidak jelas, selain itu pembayaran Pajak Pendapatan Daerah tahun 2017 yang sampai saat ini belum juga terselesaikan dan tidak ada laporan pertanggung jawabannya.

BACHTIAR BARISALLANG

Share.

Comments are closed.