Jual Senpira Di Kab. Muaraenim, Tersangka Kaget Saat Tahu Yang Beli Seorang Aparat

0
7

RadarOnline.id, MUARAENIM – Jual Senpira Di Kabupaten Muaraenim, Tersangka Kaget Saat Tahu yang Beli Dagangannya Seorang aparat
Polda Sumsel. Tersangka berinisial MU alias MU bin UL (31), Dusun II desa Brugo Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, akhirnya harus mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya, pemuda ini tertangkap tangan saat akan menjual senpi rakitan, pada Selasa (15/6).

Tersangka MU ditangkap petugas di Jalan Lintas Belimbing – Pendopo, desa Teluk Lubuk Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim.

Tersangka ditangkap guna menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang resah dengan perbuatannya yang kerap menjual belikan senpi rakitan.

Menindaklanjuti laporan tersebut tim Rajawali Polres Muaraenimpun melakukan penyelidikan.

Setelah informasi yang didapat terkumpul dan benar bahwa pelaku Musa kerap melakukan hal itu dengan dipimpin oleh kanit reskrim Iptu Rusli petugaspun melakukan penyamaran sebagai pembeli dan melakukan negoisasi dengan pelaku untuk membeli 1 pucuk senpi rakitan.

Transaksipun terjadi, senpi tersebut dihargai sebesar Rp. 2.5 juta untuk jenis senpi laras pendek dan disepakati jika pelaku akan mengantarkan senpira tersebut ke simpang Belimbing.

Setelah dipastikan pelaku akan mengantarkan senpi pesanan tersebut dan sebelum sampai di simpang Belimbing pelaku terlihat melitas menggunakan sepeda motor bonceng tiga.

Saat itulah team Rajawali melakukan pengejaran penghentian laju kendaraan yang dikendarai oleh NA, kemudian dilakukan penggeledahan di badan.tersangka

Alhasil 1 pucuk senjata api rakitan jenis laras pendek berikut 4 butir amunisi aktif yang diselipkan pelaku di pinggang sebelah kirinya pun ditemukan petugas.

Sontak saja tersangka dan barang bukti langsung dibawa dan diamankan ke Polres Muara Enim untuk di lakukan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kasat Reskrim, AKP Willian Harbensyah membenarkan adanya penangkapan tersebut. tersangka sudah kita amankan dan merupakan residivis pelaku curat yang baru bebas dari lapas klas II B Muara Enim, katanya.

Terkait hal tersebut, tersangka diancam dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.

“Dari tersangka kita telah mengamankan barang bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan jenis laras pendek silinder 5, gagang terbuat dari kayu warna hitam, sekira panjang 10 cm, 4 butir amunisi kaliber 38 mm, 7 lembar uang pecahan Rp. 50.000, yang diduga merupakan uang sisa dari transaksi,” pungkasnya.

TIM