Jaksa Tuntut Aman Abdurrahman Hukuman Mati

0
5

RadarOnline.id, JAKARTA – Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus pengeboman di Jl Thamrin, Jakarta, pada 14 Januari 2016 silam, dituntut mati.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaeman, dengan pidana mati,” ujar Jaksa, Anita Dewayani saat pembacaan amar tuntutan di ruang sidang utama Prof H Oemar Seno Adji, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera, Ragunan, Jakarta, Jumat (18/5).

“Perbuatan terdakwa telah banyak menimbulkan korban jiwa,” lanjut Jaksa Anita.

Jaksa menyatakan bahwa, perbuatan Aman dinilai sangat sadis dan membuat banyak korban meninggal dunia. Terdakwa Aman terbukti melanggar Pasal 14 Jo 6 dan pasal 14 Jo 7 UU No 15/2003. Dan, perbuatan terdakwa Aman juga menghilang nyawa anak dalam peristiwa bom Samarinda.

“Perbuatan terdakwa AA menghilangkan masa depan 1 orang anak dan membuat 5 anak luka-luka,” kata Jaksa Anita.

Di kasus Bom Samarinda, Aman dinyatakan jaksa sebagai penggerak dan yang mempengaruhi pelaku bom Thamrin.
Usai pembacaaan berkas tuntutan, Ketua Mejelis Hakim, Akhmad Jaini menanyakan apakah Aman mau membuat pembelaannya sendiri atau bersama kuasa hukumnya?

Aman Abdurrahman pun menyampaikan akan membuat pledoi pekan depan.

Hakim Akhmad pun kemudian memutuskan untuk menunda sidang hingga Jumat, 22 Mei 2018 (pekan depan). “Sidang ditunda minggu depan. Dengan demikian sidang ditutup,” tegasnya.

RANI