Polsek Semampir Amankan 2 Pelaku Pemerkosaan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SURABAYA – Petugas kepolisian Resor (Polsek) Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengamankan 2 (dua) orang dari 4 (empat) pelaku pemerkosaan terhadap seorang berinisial Bunga (17) warga Citarum Pandean Madiun.

Kedua Pelaku yang berhasil diamankan yakni, MK (26) Tukang rombeng, warga Sidotopo Sekolahan Surabaya dan MA (18) warga Wonosari Surabaya. Sedangkan tersangka YF (19), dan UM (16) keduanya warga Sidotopo Sekolahan Surabaya, yang kini masih Daftar Pencarian Orang (DPO).

Berawal saat korban berkenalan dengan seseorang melalui jejaring sosial (Facebook), “Sebelum terjadinya peristiwa pemerkosaan tersebut, Korban (Bunga) berkenalan dengan seseorang lewat Facebook, istilahnya kopi darat bertemu di daerah Rel kereta api Sidotopo, sedangkan pertemuannya tidak berlanjut,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Kemudian, bunga bertemu dengan para tersangka karena pertemuan itu berlanjut sehingga bunga ini diperdaya oleh ke empat pelaku dengan diberikan minuman arak dicampur fanta sampai bunga tidak sadarkan diri, kemudian dibawa ke Makam Pegirian, Surabaya.

“Pada Rabu 11 April 2018 pukul 13.00 Wib, Ke empat pelaku membawa bunga tepat ditengah Makam Pegirian, dan diberikan minuman arak oplosan dicampur fanta kemudian bungan tak berdaya, disitulah para pelaku secara bergiliran memperkosa bunga, beralaskan tikar bekas bungkus orang meninggal dunia,” jelas AKBP Antonius.

Setelah itu, para tersangka tinggalkan bunga tanpa busana di TKP, “Lalu, sekira pukul 16.00 Wib korban ditemukan oleh warga selanjutnya dilaporkan ke Polsek Semampir. Warga temukan korban dalam keadaan telanjang yang pada saat itu dikira sudah meninggal dunia oleh warga di areal makam,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Warga yang temukan korban ada yang mengenali diantara ke empat pelaku pemerkosaan tersebut, “Ada empat orang yang teridentifikasi sebagai pelaku perkosaan tersebut, kemudian dari unit Reskrim Polsek Semampir segera melakukan pengejaran terhadap para tersangka yang sudah teridentifikasi dan berhasil mengamankan 2 (dua) pelaku dari 4 (empat) pelaku yang melakukan perbuatan tersebut,” tegas AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Selain tersangka, petugas juga amankan beberapa barang bukti diantaranya, 2 (dua) buah botol plastik kosong bekas minuman keras, 1 (satu) buah botol fanta kosong, 1 (satu) lembar kaos warna putih, 1 (satu) buah tikar, 1 (satu) pasang sandal jepit warna hijau.

Serta barang bukti milik korban, yakni 1 (satu) lembar kaos warna biru, 2 (dua) potong celana panjang warna hitam, 1(satu) potong celana dalam warna ungu, dan 1 (satu) potong BH warna abu-abu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU N0. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. Dan Pasal 285 KUH Pidana dengan ancaman hukuman selama 12 tahun.

HOLIDY

Share.

Comments are closed.