Hoaks Survei Pilkada, Kapolres Menunggu Laporan

0
28

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Kapolres Bondowoso AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi SIK SH menerangkan, hoaks tentang hasil survei elektabilitas calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bondowoso, Jawa Timur, yang beredar di media sosial menunggu pihak yang dirugikan untuk melakukan langkah. Menurut Kapolres, hingga hari ini belum ada pihak yang melaporkan.

“Silahkan jika ada pihak yang dirugikan untuk segara melapor,” kata Kapolres di Mako Polres Bondowoso, Selasa (24/4).

Kapolres memberikan penjelasan tentang hasil survei yang benar. Seperti, kedudukan dan keberadaan lembaga survei sendiri. Selain itu, Lembaga survie yang benar, memberikan alasan tentang survei yang dilakukan.

“Seharusnya, survei yang kredibel itu disebutkan dari lembaga apa, kurun waktunya dan jumlah orang yang dijadikan dasar survei,” terang Kapolres.

Kapolres menyampaikan, sudah seringkali memberikan sosialiasi kepada Masyarakat, agar tidak menyampaikan hoaks. Sehingga, tidak merugikan pihak lain. Meskipun, saat ini masyarakat sudah mulai pintar membedakan, mana berita benar dan hoaks.

Hasil survei hoaks itu beredar, sekira dua jam setelah pelaksanaan debat kandidat Pilkada Bondowoso yang digelar pada 21 April 2018 kemarin. Hasil survei itu spontanitas viral dimedia sosial. Dari sekian komentar, simpatisan calon mengancam melaporkan pengedar hasil survei itu.

SHODIQ