Petani Minta Diskoperindag Kontrol HGP Saat Panen Raya

0
27

RadarOnline.id, PORSEA – Sekitar dua bulan lagi, bulan Juni, petani di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) akan panen raya. Kondisi terkini, padi petani sudah berbunga dan terlihat subur bersamaan dengan seringnya turun hujan beberapa bulan terakhir ini.

Salah seorang petani Yenti Silaban, warga Desa Patane I Minggu ( 22/4) mengatakan untuk Tahun 2018 memang sangat beda dengan tahun lalu.

“Sekarang cuaca yang diberikan alam sangat mendukung untuk tanaman padi kami, hujan yang diberikan sang Pencipta menambah kesuburan padi, kalau tahun lalu kemarau, ditambah stok pupuk untuk tahun ini memadai untuk Kecamatan Porsea,”kata Yenti Silaban.

Yenti Silaban juga berharap campur tangan Dinas Koperindag Kabupaten Toba Samosir supaya mengontrol harga gabah padi saat panen raya. Di bulan Juni nanti, saat ini harga gabah Padi sekitar Rp. 65.000 per kaleng (11,5 kg), tetapi disaat panen raya harga jual sangat anjlok dengan harga Rp50.000 sampai Rp45.000 ,padahal harga beras tidak turun.

“Kami masyarakat berharap kepada Pemkab Tobasa melalui Dinas Koperindag memantau harga gabah padi agar masyarakat tidak merugi dan selalu terpuruk dalam kemiskinan, akibat permainan harga yang dilakukan toke dan agen di Kabupaten Toba Samosir,” kata Yenti Silaban.

Camat Porsea Robert Manurung menyebutkan bahwa memang benar Kecamatan Porsea mempunyai potensi besar dibidang pertanian dan salah satu lumbung penghasil Padi di Kabupaten Tobasa.

Dikatakan juga Kecamatan Porsea mempunyai luas wilayah lebih kurang 37,89 km bujur sangkar (3.789 Ha) dengan jumlah penduduk sebanyak 13.925 jiwa,dengan luar wilayah penggunaan tanah sawah 1.414 Ha,tanah kering/perladangan 1.380 Ha, seperti lansiran InfoPublik.id.

OSRAN SIMANJUNTAK