Menteri Perdagangan Gelar Rakorda Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

0
12

RadarOnline.id, SURABAYA – Jelang bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun ini 2018, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita memastikan barang kebutuhan pokok tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Stabilitas Harga dan Stok/Pasokan Barang Kebutuhan Pokok berlangsung, di Hotel Sangrilla, Surabaya.

Pada acara tersebut, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita didampingi oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti, Plt. Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen, dan Tertib Niaga Srie Agustina, serta dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah.

Kementerian Perdagangan mengklaim harga sejumlah bahan pokok terutama beras terkendali. Hal itu, disampaikan setelah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan teleconference kepada seluruh Kepala Divre Bulog serta kepala dinas perdagangan diseluruh Indonesia.

“Harga beras semua sudah menyatakan sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi), bahkan di Aceh, Sulawesi Selatan, Jambi itu dibawah HET. Ada yang sedikit diatas HET tapi, mereka akan menyesuaikan dengan HET,” terang Enggartiasto di Kantor Divre Bulog Jatim.

Pemerintah siap menyambut datangnya bulan puasa dan menjamin ketersediaan pasokan bahan pokok di seluruh wilayah di Indonesia. “Tidak perlu ada kekhawatiran dalam menjalankan ibadah puasa. Pemerintah menjamin ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pada level yang terjangkau,” jelas Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita.

Harga terkendali merupakan akibat dari stok beras cukup tersedia di pasaran sehingga tidak diperlukan lagi suplai beras dari Bulog. Kecuali jika nanti benar-benar ada kekurangan beras, maka Bulog akan suplai.

“Pemerintah mengawal kesiapan instansi terkait dan para pelaku usaha bahan pokok, terutama untuk menghindari terjadinya kenaikan harga, kekurangan stok/pasokan dan gangguan distribusi,” lanjut Enggartiasto.

Selain itu, stok beras di Bulog diketahui cukup untuk kebutuhan hingga empat bulan ke depan. Agar tujuan pemerintah tercapai, pihaknya menghimbau kepada semua pedagang agar menjual beras dengan harga sesuai HET.

Mendag juga melakukan konferensi bersama melalui video dengan Kadivre BULOG seluruh Indonesia dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Dalam pertemuan tersebut dikemukakan bahwa harga beras yang dijual sudah sesuai HET. Selain itu, stok dilaporkan aman untuk 4-5 bulan ke depan, Masyarakat tidak usah ada kekhawatiran, Insya Allah jelang Ramadan 2018 akan aman,” ujar Enggartiasto Lukito.

Satgas pangan yang lama dibentuk pemerintah juga diterjunkan untuk memberantas pelaku kartel yang selalu mengakibatkan instabilitas harga pangan disetiap menjelang hari besar di Indonesia.

HOLIDY