Pengadaan Material Bahan Pemeliharaan Diduga Bermasalah

0
14

Tumpukan Dolken dari pengadaan tahun 2017. (Dok.RadarOnline.id)

RadarOnline.id, TANGERANG – Dugaan bahwa Pengadaan Bahan Material Pemeliharaan pada Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang tahun 2017 bermasalah, semakin kuat. Selain diduga bermasalah pada lelangnya, volume barang yang didrop oleh penyedia barang juga diduga tidak sesuai dengan yang tertera pada daftar kuantitasnya.

Pengadaan material untuk bahan pemeliharaan yang terdiri dari 16 jenis bahan itu diduga volume atau jumlahnya tidak sesuai. Contohnya, tanah merah.
Tanah merah yang pada daftar kuantitasnya tercatat 200 meter kubik, tetapi yang didrop diperkirakan tidak mencapai jumlah itu.

Aspal emulsi dan beberapa bahan lainnya juga diduga tidak mencapai volume yang seharusnya. Aspal emulsi tercatat pada daftar kuantitasnya sebanyak 7.120,29 liter. Dengan asumsi 200 liter/drum, maka seharusnya akan ada 35 drum berisi aspal emulsi yang terkirim. Tetapi dari jumlah drum berisi aspal emulsi yang teronggok di area UPT Laboratorium dan Perbengkelan DBMSDA Kabupaten Tangerang jumlahnya tidak mencapai 30 an.

Kepala UPT Laboratorium dan Perbengkelan DBMSDA Kabupaten Tangerang yang disebut-sebut sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan tersebut beberapa kali didatangi untuk kepentingan konfirmasi. Namun, selalu tidak berhasil ditemui.

JUARA SIMANJUNTAK