Pelarian Fia Rahmadhani Berakhir di Madina

0
40

RadarOnline.id, SIMALUNGUN – Pelarian Fia Rahmadhani (27) kasus Laka Lantas berakhir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Melalui upaya terbilang panjang, akhirnya tertangkap dalam penggerbekan bersama Arifin alias Alvin Lehu di Hotel Kurnia, Kabupaten Madina, Selasa (16/1) lalu.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan didampingi Kasat Lantas Simalungun, AKP Hendri ND Barus kepada wartawan di Kantor Satlantas, Jalan Asahan, (22/1) mengatakan Fia Rahmadani ditangkap atas kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi pada Selasa 5 Desember 2017 di Jalan Umum Km 15 – 16, Nagori Dolok Kahean Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun.

Sesuai dengan LP/0205/0222/XII/LANTAS. Laka lantas antara mobil mini bus Honda BRV BK 1164 NL yang dikemudikan Fia Rahmadhani dengan pengendara sepeda motor Yamaha NMAX BK 3035 WAF, Hanafi Batubara (45).

Laka Lantas mengakibatkan Hanafi (korban) mengalami luka berat dan meninggal dunia, sedangkan Fia mengalami luka ringan hingga sempat dirawat di Puskemas Serbelawan. Namu setelah itu, tidak diketahui lagi keberadaannya (Fia),” kata AKBP Marudut Liberty Panjaitan.

Setelah kejadian, lanjut Kapolres, Seorang pegawai Lapas Narkotika Pematang Raya, Septa Andreas datang dan menjemput Fia untuk dibawa berobat ke rumah sakit. Selanjutnya dibantu Master seorang residivis kasus Narkoba.

“Septa Andreas dan Master adalah suruhan dari Alvin Lehu yang merupakan tahanan Kasus Narkotika. Namun yang kita tangan bukan kasus narkotika, tapi kasus Laka Lantas Fia. Kasus Alvin Lehu oleh Poldasu.

Dan penangkapan ini berkat kerja sama dan kordinasi yang baik antara Kasat Lantas, AKP Henri ND Barus dengan Kanit Reskrim Polsek Natal, Polres Madina. Kepada tersangka dikenakan pasal 310 ayat 4 dan pasal 312 UU no 22 tahun 2009,” ujar AKBP Marudut Liberty Panjaitan.

JOHN SIHOMBING