Puluhan Orang Berpakaian PDIP ‘Geruduk’ PN Jaktim

Radaronline.id, JAKARTA – Puluhan orang dengan memakai atribut Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kamis (18/01/2018) kemarin ‘Geruduk’ Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). Mereka datang bukan tanpa alasan, massa tersebut hadir untuk melihat sidang pemukulan yang menimpa Ketua PDIP PAC Duren Sawit. 

Namun, sidang yang dinanti itu hingga pukul 15.00 Wib atau 3 sore itu belum dimulai dan membuat kecewa serta merasa dipermainkan. 

Kami merasa kecewa dengan proses peradilan Jaktim,” kata Wakil ketua bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Polhukam) DPC PDIP Jakarta Timur, Endar Joko kepada wartawan.

Dia menceritakan bahwa pada September 2017 silam, Ketua PAC PDIP Duren Sawit mendapat tindak kekerasan, lalu kejadian tersebut dilanjutkan dalam proses hukum. “Ketua PAC kita di siram kopi panas dan dipukul,” ujarnya.

Atas kelanjutan dari kasus tersebut, mereka mendapat pemberitahuan bahwa akan disidangkan hari ini. 

Pria yang akrab disapa Bang Kuncir ini mengungkapkan bahwa dari informasi yang didapat diketahui bahwa sidang akan dimulai sekitar pukul 08.00 wib namun hingga sore tidak ada tanda-tanda bahwa sidang akan dimulai.

Dia menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan oleh kuasa hukum dari Komite Polhukam DPP PDIP yang diwakili oleh Freddy Yoanes Petty dan Riris Valentino Ledyana diketahui bahwa perkara tersebut belum terdaftar di PN Jaktim.

“Saat dicek tadi, belum tercatat, padahal pelaku sama korban sudah ada,” jelasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Freddy, yang mengatakan bahwa kasus tersebut belum teregistrasi. “Ketemu panmud pidana, dikatakan belom baca sama sekali, belom teregistrasi,” kata Freddy. 

Menanggapi hal tersebut, Bang Kuncir mengatakan akan mempertanyakan langsung ke Polsek Duren Sawit serta Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan Ketua PN Jaktim.

“Kita mau datangi kantor Polsek Duren Sawit, Kejaksaan dan Ketua Pengadilan Negeri jakarta Timur,” pungkasnya.

Masa yang hadir untuk melihat jalannya persidangan sekitar 80 orang yang terdiri dari Kecamatan Cakung dan Duren Sawit. 

“Ini yang hadir ada 80an orang dari 2 Kecamatan yaitu dari Kecamatan Cakung dan Kecamatan Duren Sawit,” tutupnya.

RESTU