Kasus SHM Perumahan Violet Garden, Wakil Ketua BPKN Rolas Sitinjak Turun Langsung

0
107

Wakil Ketua BPKN ketika melakukan kunjungan ke warga perumahan Violet Garden, Kranji, Bekasi.

Radaronline.id, JAKARTA – Sampai saat ini, ratusan warga perumahan Violet Garden, Kranji, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), mengaku resah, dan terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, sertifikat hak milik (SHM) atas lahan dan rumah yang mereka beli dan tempati hingga kini tak kunjung terbit.

Padahal, jelas-jelas sertifikat tersebut merupakan bukti kepemilikan atas lahan dan bangunan yang sudah mereka lunasi sejak empat tahun lalu (2013), baik dengan cara tunai keras, tunai bertahap, maupun cicilan kredit pemilikan rumah (KPR).

Kasus ini sebelumnya sudah dilakukan berbagai cara guna mencari jalan keluar kedua belah pihak. Mulai dari mempertanyakan baik-baik kepada pihak pengembang yakni PT Nusuno Karya sampai dengan melaporkan dugaan penyalahgunaan sertifikat kepada Polda Metro Jaya pada akhir tahun 2015 lalu.

Beberapa warga penghuni Violet Garden sudah mulai frustasi dengan pihak pengembang yang sampai saat seakan tidak bertanggungjawab, salah satunya Luthfi Natadirdja. “Kami diping-pong ke sana ke mari. Tak ada kejelasan,” ujar Luthfi.

Hal senada juga dikatakan Budi salah satu warga lainnya, pihaknya telah melunasi pembelian rumah sejak 2010 lalu, ia bersama ratusan warga perumahan Violet Garden, Kranji, Bekasi, namun sertifikat hak milik (SHM) atas lahan dan rumah yang seharusnya hak mereka, tak kunjung diterima.

Bukan hanya itu, namun sejumlah warga yang masih melakukan kredit saat ini mengaku resah lantaran sertifikat rumah mereka tidak ada di bank tempat mereka membayar cicilan. Rasa kecewa Warga bertambah meski kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, namun kasus dugaan penggelapan sertifikat warga ini belum juga menemukan titik terang.

Terkait kasus ini, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia (RI) tidak ambil diam, BPKN turun tangan untuk mencari solusi dan menyelesaikan kasus ini.

Puncaknya adalah BPKN turun langsung ke perumahan Violet Garden Kranji, Bekasi pada Minggu (14/1/2018) kemarin. Kunjungan ini langsung dipimpin oleh Wakil Ketua BPKN Rolas Budiman Sitinjak SH., MH.

Kepada warga, Rolas mengatakan bahwa BPKN sendiri berupaya menyelesaikan kasus ini. “Kami sedang berupaya menyelesaikan kasus ini, hal itu bisa kami buktikan dengan sudah memanggil beberapa pihak,” kata Rolas kepada Radaronline Senin (15/1/2018) di Jakarta.

Pihaknya menambahkan bahwa terkait kasus ini BPKN sudah melakukan beberapa upaya dan meminta kketerangan, “Kami sebelumnya sudah menerima laporan warga pemghuni Violet Garden, sudah mengundang dan meminta keterangan dari pihak BRI, sudah mengundang dan meminta ketengan dari bank BTN dan juga sudah memanggil dan meminta keterangan dari pihak OJK,” tambah Rolas.

Akan tetapi Rolas menambahkan, meski telah melakukan pemanggilan terhadap bank dan pengembang sekalipun dinilai korperatif, namun BPKN menilai pihak bank seakan lepas tanggujawab.

“Meski demikian, kami akan berusaha menyelesaikannya,” terang Rolas yang sebelum dilantik menjadi Wakil Ketua BPKN adalah sebagai pengacara mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok.

RBP