Gelapkan Ribuan Zak Semen Bosowa Chindro Diadili

0
36

RadarOnline.id, SURABAYA – Sidang Perkara Penggelapan dengan Terdakwa, Chindro Pujiono Po (59) warga Jombang, JawaTimur, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (9/1) dengan agenda Mendengarkan Keterangan Saksi.

Adam Malik selaku pegawai Bagian Keuangan PT.Trinisyah Gemilang Perkasa mengatakan, Order Semen Bosowa Maros ke Toko Juwita milik Terdakwa, melalui Sales Edy Purnomo sejak tahun 2014 sebanyak 32.200 zak, dan sampai saat ini belum dibayar.

Dihadapan Majelis Hakim saksi Adam menunjukkan beberapa bukti pengiriman Semen ke Toko Juwita, dan ada bukti pembayaran juga, sebanyak Rp 814 juta. “Pembayaran tersebut ditranfer melalui Bank BCA,” jelas Saksi

Saksi melanjutkan, kekurangan yang belum dibayar oleh terdakwa sebesar Rp 1.345.070.750,-

Sudah saya lakukan penagian, baik melalui telepon maupun mendatangi Toko terdakwa namun terdakwa berdalih kalau uang sebanyak 1,3 Milyard, sudah dititipkan ke sales Edy Purnomo, namun Edy membantah tidak pernah dititipi uang oleh terdakwa,” jelas Saksi.

Usai sidang, Kuasa Hukum terdakwa Sudimam Sudabuke, mengatakan, yang jelas klien saya sudah membayar lunas, pembayaran pelunasan melalui Edy, harusnya Edy nantinya dihadirkan dipersidangan, guna menggali kebenarannya, “la Edy sendiri dipidana, lantaran menggelapkan uang PT. Trinisyah, menurut saya ini bukan pidana makanya kami akan ajukan tahanan kota,” papar Sudiman.

Secara terpisah, Ronald Talaway selaku Kuasa Hukum PT Trinisyah mengatakan kalau terdakwa telah melakukan penggelapan ribuan sak Semen Bosowa, masalah pernyataan terdakwa, kalau uang pembayaran dititipkan ke Edy itu tidak benar, kalaupun nantinya ada bukti kwitansi pembayaran melalui Edy bisa saja itu bikinan sendiri, terang Ronal

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Rahmad Hari Basuki menjerat terdakwa dengan pasal 372 KUHP.

HARIFIN