Kanwil Kemenkumham DKI Deklarasi Kinerja 2018

RadarOnline.id, JAKARTA – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta, melaksanakan apel pagi dan deklarasi Janji Kinerja 2017, di halaman Kanwil Kemenkumhan DKI Jakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (8/1).

Dekalarasi dengan  tema “Mewujudkan Reformasi Hukum dan E-Government Pasti Nyata” itu Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Bambang menyampaikan, bahwa perkerjaan jajaran Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta masih belum selesai. Masih banyak persoalan, tantangan dan hambatan yang belum selesai dan ditindaklanjuti hingga perlu menemukan solusinya secara bersama-sama, katanya dan mengajak: “Ayo Kita Tetapkan Resolusi 2017, Yang Mampu Memaksa Kita Bangun Dari Mimpi, Bangkit Untuk Berlari dan Bekerja Keras,” ucapnya berpesan.

Dengan resolusi tersebut, Kakanwil berharap seluruh jajaran dapat melakukan evaluasi dan koreksi terhadap kinerja, meningkatkan motivasi diri dan membakar semangat yang mampu menjadi pijakan awal menuju kinerja yang lebih baik di masa yang akan datang.

Resolusi 2017 merupakan pengabdian dengan kerja keras, kerja lebih keras dan kerja lebih keras lagi. Bekerja dengan cerdas dan ikhlas untuk tugas secara tuntas demi suksesnya reformasi hukum dan e-Government Pasti Nyata,” ujarnya.

Kakanwil juga berpesan agar jajarannya tidak bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Perlu energi ekstra, karena pada tahun mendatang katanya, dituntut melakukan reformasi hukum dan HAM dengan mengoptimalkan energi dan sumber daya berbasis teknologi informasi. Agar resolusi 2017 tercapai, ia berharap seluruh jajaran melakukan penataan regulasi di semua bidang tugas. Kemudian melakukan penataan kapasitas SDM, sehingga mampu memperkuat koordinasi dan sinergitas antar bidang serta instansi penegak hukum lainnya.

“Reformasi lembaga hukum sangat diperlukan untuk mencegah tumbuhnya pungutan liar (pungli) di lembaga ini,” tegasnya.
 
Selanjutnya Dia menekankan tentang penguatan budaya hukum sebagai prioritas di tengah maraknya isu dan sikap intoleransi, premanisme, tindak kekerasan serta aksi main hakim sendiri.

Kemudian, kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenkumham RI harus memiliki kepedulian serta mampu memahami dan melakukan perubahan, menyesuaikan diri dengan kondisi nasional maupun global, ucap Kakanwil Bambang menyampaikan pidato Meteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly. 

THOMSON

NO COMMENTS