Kajati DKI Tuntut 10 Bulan Bandar Judi

RadarOnline.id, JAKARTA –  Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Tonny Spontana  SH menjatuhkan tuntutan 10 bulan Pidana Penjara kepada lima terdakwa bandar judi.  Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Badriah SH, dihadapan Ketua Majelis Hakim Ronald Salnofri SH MH dengan anggota majelis Jootje Sampaeng SH MH dan Purnawan Narsongko SH,  di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Rabu (3/1).

Ke-lima terdakwa, yakni  Suwanda,  Agus Setiyono,  Sukarta alias Kling bin Prali, Suanta alias Cowok bin Naiman dan Leonardos alias Leo yang didakwa Pasal 303 KUHP itu, ancaman hukumannya 10 tahun pidana penjara dan denda Rp25 juta. Artinya, tuntutan yang dijatuhkan JPU Badriah terhadap ke 5 terdakwa itu hanyalah 10 persen dari ancaman pidananya.
Ketika JPU Badriah ditanya terkait ringannya tuntutan pidana yang dijatuhkan terhadap kelima terdakwa itu, dia membantah.

Yah, sopir-sopir itu”, jawabnya singkat.

Ketika RadarOnline.id mempertegas apa maksud “sopir-sopir” itu, Badriah tidak menjawab. Dia berlalu dan meninggalkan tanda tanya.

Kasi Kamneg Tibum Kejati DKI Jakarta ketika dikonfirmasi lewat WhatsApp tidak menjawab. Meskipun dalam kode WAnya terlihat contreng dua, hingga berita ini ditayangkan tidak menanggapi.

Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi ketika di konfirmasi lewat WhAtsApp belum menjawab pertanyaan. Dia berpesan akan mengkorfirmasi  Jaksanya.

“Ya bang, hari ini aku belum bisa bertemu dengan jaksanya. Besoklah akan ku-usahakan menemukannya,” ucapnya,  Kamis (4/1)  sekitar pukul 17.50 WIB.

Kajati DKI Jakarta Tonny Spontana juga tidak menanggapi konfirmasi yang dikirimkan lewat SMS.

Saat ini, ada sejumlah kasus perjudian yang sedang bersidang di Pegadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Selain 5 terdakwa yang sudah dituntut 10 bulan tersebut. Diantaranya, Bandar judi online atasnama terdakwa Aston Pasaribu alias Dul dengan JPU Mat Yasin SH, Judi Koprok atasnama terdakwa Sun Seng anak dari Abi, dan Ahi anak dari Tan Kim Seng dengan JPU Ibnu SH.

Padahal selama ini standar tuntutan perkara judi di Kejati DKI Jakarta adalah 18 bulan pidana Penjara paling rendah. Dengan tuntutan 10 bulan terhadap 5 terdakwa Suwanda Cs, menjadi pertanyaan besar buat Kajati DKI Jakarta yang sekarang ini.

THOMSON

NO COMMENTS