Pradi: Geng Motor Jepang Segera Dimasukkan Pesantren Kilat

0
6

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengungkapkan, bahwa aksi brutal para remaja yang tergabung geng motor tersebut sangat memprihatinkan. Untuk itu,
Pemerintah Depok pun berencana segera membuat program pesantren kilat.

“Jadi, nantinya mereka yang terlibat dalam kelompok tersebut bakal dijadikan duta antinarkoba dan antikekerasan,” ujar Pradi, Jumat (29/12), saat mengunjungi para pelaku penjarahan geng motor di Mapolres Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa dirinya sangat prihatin dengan tindakan kriminal yang dilakukan oleh geng motor Jembatan Mampang (Jepang) yang sebagian besar masih anak di bawah umur. “Karena, rata-rata mereka ini masih di bawah umur. Ini jadi catatan penting buat kami Pemkot Depok untuk mengambil langkah-langkah penanganan selanjutnya,” tutur Pradi.

Dia menjelaskan, bagi mereka yang kini terjerat kasus pidana, pihaknya juga akan mengirimkan tim pendamping seperti rohaniawan untuk dilakukan pembinaan. “Benar, baru saya tanya ternyata rata-rata putus sekolah. Ini sangat memprihatinkan, segera akan kami kirim pembimbing rohani dan tenaga pengajar. Biar bagaimanapun mereka ini anak-anak dan perlu mendapat pendidikan,” jelas Pradi.

Pradi juga segera melakukan langkah persuasif untuk mengumpulkan para pelaku, selanjutnya Pemkot Depok juga akan menambah kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik di Kota Depok untuk mengantisipasi tindak kriminal geng motor tak terulang lagi.

“Artinya, Pemkot Depok sudah menyiapkan anggaran sebanyak 100 CCTV di tahun 2018. Ini akan disebar di sejumlah titik di Kota Depok untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan,” ujarnya.

Pradi menambahkan, bahwa para pelaku penjarahan ini adalah korban dan mengaku hanya ikut-ikutan. Untuk itu sanksi buat mereka perlu, untuk memberi efek jera, tapi untuk pelaku utama silakan diproses hukum.

“Artinya, saya sangat mengapresiasi langkah cepat polisi yang tak lebih dari 24 jam berhasil mengungkap kasus penjarahan toko pakaian ini,” pungkas orang nomor dua di Kota Depok itu.

MAULANA SAID