KH Afifuddin: Pemimpin Pelanjut Tugas Kenabian

0
8

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Wakil Pengasuh bidang ilmiah Pondok Pesantren Salafiyah syafi’iyah Sukorejo Situbondo KH. Afifuddin menerangkan, pada hakekatnya pemimpin merupakan pelanjut tugas kenabian. Ada dua hal yang Ia sampaikan tugas seorang pemimpin itu. Menjaga agama dan mengurus dunia.

Pada hakekatnya, Pemimpin itu pelanjut tugas kenabian,” kata KH. Afifuddin di Pendapa wakil Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin saat menghadiri acara seminar dan bedah buku ‘Fiqh Tata Negara’, Minggu (25/12).

Menurut KH. Afifuddin, jika seorang pemimpin bisa melanjutkan dua tugas itu, maka sudah layak disebut khilafah. khilafah yang dimaksud, khilafah versi Al-Mawardi. bukan versi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Khilaf yang sesungguhnya hanya terjadi dalam waktu 30 tahun kata KH. Afifuddin. Dimulai dari Nabi Muhammad, Sayyidina Abu Bakar, Syyidina Umar, Usman, Ali dan Sayyidina Hasan bin Ali. semuanya berjarak 30 tahun. Setelah itu, merupakan kerajaan. Kemudian, dilanjutkan dengan demokrasi saat ini.
  
KH. Afifuddin juga menyinggung tentang politisasi agama. Dimana, agama digunakan  sebagai kepentingan politik. Seharusnya, politik harus dikawal dengan agama. bukan menggunakan agama untuk kepentingan politik.

Acara seminar dan bedah buku itu dihadiri oleh beberapa tokoh agama dan kiyai. Meliputi, KH. Imam barmawi, KH.Hasan abd muiz, KH.Abdurrahman Ilyas,KH. Syaiful haq, KH.Anwar syafi’i, kH Fathussyurur, KH. Imam Haromain dan beberapa tokoh muda.

SHODIQ