Hakim Tangguhkan Penahanan Mantan Residivis

RadarOnline.id, TANGERANG KOTA – Hakim Elly Noeryasmien SH dibantu hakim anggota, Samsudin SH dan Moh Irvan SH MH, Kamis (21/12) yang memeriksa dan menyidangkan Terdakwa, Drs Budi Kusuma Adiharto mengabulkan penangguhan penahanan terdakwa.

Anehnya ekseksi yang diajukan Penasehat Hukum Terdakwa ditolak. Tapi Penangguhan Penahanan terdakwa dikabulkan oleh Ketua Majelis Hakim Elly Noeryasmien SH dengan pertimbanganya anak sakit. Dan ada jaminan dari istri dan abang Terdakwa. Kalau Terdakwa melarikan diri siapa yang bertanggung jawab kata salah satu Pengacara yang tidak mau ditulis namanya.

Mantan narapidana ini yang menjabat Direktur Utama PT Anugrah Lautan Luas (PT. ALL) dua Tahun silam pernah masuk hotel prodeo dalam kasus BPJS yang diseret Jaksa Agus Rahmani SH dari Kejaksaan Negeri Tigaraksa. Sekarang kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang.

Jaksa Noer dari Kejaksaan Negeri Tigaraksa menjerat Terdakwa dengan pasal berlapis, yakni melanggar pasal 372 KUHP JO. TPPU dan pasal 374 KUHP yang merugikan PT. ALL senilai lebih kurangi Rp 7 milliar dalam kasus Pembelian Kapal yang dananya dibiayai dari pinjaman Bank Mandiri atas persetujuan Komisaris Utama.

Dalam persidangan Selasa, 5 Desember 2017 dalam acara pembacaan eksepsi atau keberatan Penasehat Hukum Terdakwa dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menjerat Terdakwa dengan pasal berlapis. Selesai pembacaan eksepsi Penasehat Hukum Terdakwa menanyakan Ketua Majelis Hakim, Elly Norrysmien SH masalah permohonan penangguhan penahanan Terdakwa. Dan dengan jelas, Ketua Mjelis Hakim mengatakan masih dirapatkan.

Moh Ri’fai SH MH, salah seorang Tokoh masyarakat Tangerang yang diminta tanggapannya atas penangguhan penahanan Terdakwa, Budi Kusuma Adharto yang mantan narapidana. Ri’fai mengatakan pertimbangan hakim ini tidak tepat, kalau anaknya sakit kan ada istrinya, katanya mengahiri pembicaraan.

LIM