Warga Klarifikasi Info Pemotongan PKH

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Warga Desa Jebung Kidul Kecamatan Tlogosari berkumpul dikediaman Kepala Desa setempat. Mereka adalah penerima batuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memberikan klarifikasi informasi tentang adanya pemotongan bantuan PKH.

Menurut warga penerima PKH itu, tidak ada pemotongan terhadap bantuan. Sekelompok penerima, bersepakat untuk menyisakan sedikit uang yang diterima sebagai tabungan.

Tidak ada pemotongan. Itu inisiatif kami sendiri untuk menabung ke ketua kelompok, bukan inisiatif pendamping. Rencananya, akan kami minta saat menjelang Idul Fitri telah tiba,” kata Yatin, salah satu penerima bantuan PKH dikediaman Kepala Desa setempat, Kamis (7/11).

Penyisihan uang sebagai tabungan, dilakukan setiap proses pencairan. Mereka menyisakan uang secara variatif mulai dari Rp 20 ribu, Rp 50 ribu sampai dengan Rp 100 ribu. Tergantung anggota kelompok ingin menyisikan uangnya sebagai tabungan.

Tabungan di Kembalikan

Proses menabung tidak berlangsung lama. Pihak pendamping Desa meminta kepada pihak ketua kelompok penerima, untuk mengembalikan uang anggota.

Kami tidak ingin ada masalah berkelanjutan. Yang pada akhirnya, Ketua kelompok disalahkan karena tabung itu,” ujar Nuril Rahayaningtyas, Pendamping PKH Desa Jebung kidul.

Nuril menjelaskan, tabungan digagas oleh kelompok, pada saat proses pencairan kedua dan ketiga sekitar bulan Agustus lalu. Kemudian, muncul isu bahwa tabungan merupakan sebuah pemotongan bantuan program yang akan diberikan kepada pihak pendamping. Padahal, inisiatif itu muncul dari kelompok untuk menyisikan sebagian uangnya.

Nuril mengatakan total penerima bantuan PKH di Desa Jebung kidul sebanyak 298 orang. Mereka, terbagi menjadi 12 Kelompok. Dari 12 kelompok itu, hanya 1 kelompok yang memiliki inisiatif tabungan. Dia, bersama Kepala Desa baru mendengar kabar setelah proses menabung penerima bantuan berjalan. Kemudian, mengumpulkan warga untuk memberikan klarifikasi atas kejadian yang sempat Ricuh.

SHODIQ

NO COMMENTS