Presiden Jokowi Beri Penghargaan Kepada Muhammad Idris

RadarOnline.id, KOTA DEPOK –
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan penghargaan langsung kepada Walikota Depok Mohammad Idris, Rabu (6/12), di Istana Bogor, Jawa Barat. Penghargaan tersebut, karena Depok meraih anugerah Dana Rakca sebagai salah satu daerah terbaik se-Indonesia dalam pengelolaan anggaran.

Selain Depok, Kabupaten dan Kota lainnya yang mendapatkan Dana Rakca yaitu Kota Semarang, Kota Surabaya, Kabupaten Badung, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Karanganyar.

Anugerah tersebut merupakan penghargaan yang sangat bergengsi, pasalnya hanya ada tiga provinsi, tiga kota, dan tiga kabupaten saja yang mendapatkannya. Sementara untuk kategori provinsi diraih oleh Jawa Timur, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan.

Anugerah Dana Rakca sendiri merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat kepada daerah yang berkinerja baik dalam aspek pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan layanan dasar publik dan perekonomian daerah.

Sementara Wali Kota Depok Muhammad Idris mengaku bahwa Kota Depok telah banyak melakukan inovasi, terkait dengan pengelolaan keuangan, seperti mempermudah komunikasi antara Organisasi Perangkat daerah (OPD) kepada Badan Kepegawaian daerah (BKD) dan memberikan kemudahan kepada mereka dengan mengunakan mekanisme penerbitan surat perintah pencairan dana (SP2D) secara online.

“Artinya, ini menjadi acuan untuk para kepala daerah agar memacu kegiatan perekomian tiap-tiap daerah. Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang meningkat tiap tahunnya harus diseimbangkan dengan pencapaian pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya, Rabu (6/12), di Istana Bogor, Jawa Barat.

Dia menjelaskan, bahwa dalam pengelolaan keuangan di Kota Depok akan terus menerus ditingkatkan, terutama dari segi Sumber Daya manusia (SDM).

“Memang dalam pengelolaan keuangan pelatihan terhadap SDM ini sangatlah penting, demi terwujudnya sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan juga sinkronisasi antara anggaran belanja nasional denga nasional, jangan sampai tidak seimbang antara program daerah dan nasional,” jelas Idris.

Idris menambahkan, bahwa untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok dari tahun ke tahun selalu meningkat. “PAD di Depok sendiri paling besar memang dari pajak bumi dan bangunan, namun saat ini yang cukup berkembang pesat adalah dari pajak restoran, semakin banyak orang yang tertarik untuk melakukan bisnis dan investasi di Kota Depok,” ujar orang nomor satu di Kota Depok itu.

Maulana Said

NO COMMENTS