Kasmu, Anggota DPRD Bangkalan Belum Dieksekusi

RadarOnline.id, SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Bangkalan, Kasmu (41), terpidana 7,5 tahun dalam kasus pencabulan anak di bawah umur, hingga saat ini masih bebas beraktivitas karena tak kunjung dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Surabaya.

RadarOnline.id sempat menanyakan perkara lambannya eksekusi pihak Kejaksaan terhadap Kasmu.

Sementara itu, Kuasa Hukum Terdakwa, Abdul Malik, menjawab tenang. “Sudah lah Mas untuk apa dieksekusi, tenang saja uda beres kok, untuk apa dieksekusi,” jawab Kuasa hukumnya

Menurut informasi dari masyarakat Madura yang enggan disebut identistasnya menyatakan, terpidana kasus cabul itu pada 11 November 2017 lalu masih memimpin rapat Banggar di kantor DPRD Bangkalan. “Ini orangnya waktu memimpin rapat Banggar kemarin,” ujarnya sambil menunjuk sebuah foto.

Kasi Pidum Surabaya, Didik Adyatmoko saat dikonfirmasi menyatakan belum perlu menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO), mengingat putusan MA sudah 6 bulan. “Belum perlu Mas,” katanya singkat.

Lambannya Kejari Surabaya tidak segera menjalankan perintah Mahkamah Agung (MA) untuk melakukan eksekusi (penahanan) terhadap Kasmu membuat politisi Partai Gerindra tersebut hingga saat ini masih bebas berkeliaran. Padahal sesuai putusan perkara bernomor 2645 K/Pid.Sus/2016 yang dibacakan hakim MA pada 29 Mei 2017 lalu, MA menetapkan vonis terhadap Kasmu selama 7,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Seperti diketahui, Kasmu warga Desa Galis, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Madura, yang juga anggota komisi A DPRD Bangkalan, ditangkap Tim Cobra dan Sub Detasemen Gegana Anti Teror Polda Jatim di Hotel Oval Jl. Diponegoro, Surabaya pada 2 Februari 2015.

Penggerebekan polisi menggunakan senjata lengkap itu dilakukan karena polisi menduga bahwa dia adalah otak penembakan terhadap aktivis Bangkalan Mathur Khusairi.

Saat digerebek, politikus partai Gerindra ini sedang bersama KA, yang diakui anak tirinya di dalam sebuah kamar hotel. Karena itulah, ia langsung di tangkap dan ditangani penyidik dari Subdit Remaja, Wanita, dan Anak-anak Ditreskrimum Polda Jatim.

HARIFIN

NO COMMENTS