Polres Simalungun Luncurkan Gojek BPKB

RadarOnline.id, SIMALUNGUN – Kepolisian Resor (Polres) Simalungun meluncurkan (launching) program Gojek BPKB (layanan antar Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)) kepada warga di Aspol Jalan Asahan, Kota Pematangsiantar, Sabtu (18/11)

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, SH MH saat launching, mengatakan Gojek BPKB ini bertujuan untuk memudahkan dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Simalungun dalam kepengurusan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Jadi kepada masyarakat Kabupaten Simalungun yang telah mengurus BPKB baru maupun perpanjang cukup satu kali datang ke Samsat saat pendaftaraan saja. Namun setelah itu pemohon dapat meninggalkan nomor Handphone (Hp) agar dapat dihubungi oleh petugas Gojek BPKB untuk diantarkan sesuai alamat rumah pemiliknya,” kata Kapolres Simalungun.

“Saat BPKB diantar, pemilik kendaraan harus bisa menunjukkan kuitansi pembayaran,” ujar Kapolres.

Ini untuk kemudahan kepada masyarakat, ini pertama kali. Dalam hal ini, Sat Lantas Polres Simalungun memberikan kemudahan dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, hari ini kita launching Gojek BPKB dengan memberikan 8 jam perhari pengantaran BPKB kepada masyarakat.

“Gojek BPKB ini, jangan hanya launching saja. Namun harus benar-benar dilaksanakan, jangan hanya laporan saja. Untuk itu harus dibuat GPS nya agar dapat kita awasi pelaksanaannya,” imbau Kapolres.

Usai Launching Gojek BPKB, Pada pelaksanaan Operasi Zebra Toba (OZT) 2017, Kapolres menyampaikan penemuan dokumen SIM (Surat Izin Mengemudi) palsu.

Dikatakan Kapolres, saat pelaksaan OZT 2017 pada tanggal 4/11/2017 berhasil memberhentikan 1 unit Kijang Innova Warna Hitam BK 1912 TZ di Jalan Pematangsiantar – Parapat, Nagori Parmonangan Kecamatan Dolok Panribuan.

“Setelah diberhentikan, diminta untuk menunjukkan surat-surat kelengkapan kendaraan dan SIM.

Merasa curiga dengan SIM tersebut dan diperiksa, ternyata SIM berbeda atau tidak sesuai dengan sebenarnya dalam administrasi (palsu),” sebut Kapolres.

Lebih lanjut, sambung Kapolres, atas perbuatan pengemudi (MKS) dengan Nomor SIM 880707180424 yang diterbitkan di Simalungun telah merugikan Negara sebesar Rp. 220.000.

John Sihombing

NO COMMENTS