Jaksa Tuntut Anjar 10 Tahun Penjara

0
6

RadarOnline.id, SURABAYA – Anjar Susilo (39), warga Jalan Pesapen Barat gang 7 tak mengira jika perbuatan bejatnya yang nekat mencabuli N (8) di rumah kosong yang ada di kawasan Pesapen Barat gang 7 ini harus dituntut 10 tahun penjara. Terdakwa yang datang sendiri ini hanya dapat tertunduk ketika mengetahui jika dirinya dituntut 10 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Oki Muji Astuti.

Sidang yang berlangsung secara tertutup ini dipimpin langsung oleh ketua majelis hakim, Jan Manopo. Dalam tuntutan yang dibacakan di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya ini, terdakwa di jerat pasal 81 UU Perlindungan anak. “Dengan ini terdakwa atas nama Anjar Susilo yang menuntut 10 tahun penjara,” ucapnya, Rabu (15/11).

Usai sidang, kuaaa hukum terdakwa, Fariji mengatakan terdakwa ini tak mengira perbuatannya akan dihukum berat. Sehingga dirinya memasrahkan semuanya ke kuasa hukum. “Terdakwa mengakui perbuatannya salah, dan dirinya tak ingin mengulangi lagi,” ucapnya.

Fariji mengatakan terdakwa ingin Majelis Hakim meringankan putusan hakim nanti. “Terdakwa ingin lebih baik, dan diringankann hukumannya,” ucapnya.

Dimana perbuatan terdakwa terjadi Jumat (3/2) sekitar pukul 13.00 dimana saat itu N ini berjalan menyebrangi jalur kereta api untuk kembali ke rumahnya. Saat ditengah jalan korban ini dipanggil terdakwa untuk masuk ke dalam rumah kosong.

Saat itu korban masuk ke dalam rumah kosong tersebut. Setelah masuk itu terdakwa langsung menutup pintu rumah tersebut, membuat ruangan itu gelap yang membuat korban takut dan langsung teriak.

Saat itu juga pelaku langsung melakukan pencabulan di dalam rumah tersebut. Saat kembali, korban langsung bercerita ke orang tuanya. Saat itu orang tua korban melaporkan kasus ini ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Pelaku langsung ditangkap polisi di dalam rumahnya. Saat ditangkap pelaku mengakui perbuatannya yang usai mencabuli korban.

HARIFIN