Rencana UMK Bondowoso Naik 120 Ribu

0
59

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Kepala Bidang Hubungan Industrial Jalinan Sosial Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Haryanto mengungkapkan rencana kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) pada tahun 2018 diperkirakan sebesar Rp 1,650 juta. Angka itu, naik sekitar 120 ribu dari besaran UMK pada tahun 2017 sebesar Rp 1,530 juta.

Kami sudah membahas dengan Dewan pengupahan pada tanggal 30 kemarin. Hitungan rencana penetapan UMK sebesar satu juta enam ratus lima puluh ribu,” kata Haryanto.

Haryanto mengungkapkan, kenaikan dihitung dari skala perputaran ekonomi di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Kebutuhan Hidup Layak (KHL) masyarakat Bondowoso berdasarkan surfe sebesar Rp 1,4 juta. Selain kajian ekonomi, perhitungan juga menurut tingkat inflasi dan tingkat produk domestik bruto. Dimana, hitungan inflasi tahun 2017 mengalami kenaikan mencapai 3,72 persen dan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,01 persen.

Angka yang kami usulkan sudah melebihi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Haryanto mengakui, saat ini masih banyak perusahaan kelas menengah keatas belum melaporkan tentang UMK yang diterapkan diperusahaannya. Dari banyak perusahaan, hanya 50 persen saja yang melaporkan tentang upah yang diterapkan sesuai dengan UMK. Seperti perbankkan, perusahaan triplek dan pertokoan besar. Sedangkan untuk perusahaan kecil masih banyak yang tidak sesuai dengan UMK.

SHODIQ