Dinilai Bermasalah FMD Minta SSA Dibatalkan

0
7

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Sejumlah masyarakat yang menamakan Forum Masyrakat Depok (FMD), kembali mengelar aksi demo di depan kantor Balaikota Depok. Mereka menuntut pembatalan ujicoba Sistem Satu Arah (SSA). Sebab, ini untuk kepentingan masyarakat banyak bukan segelitir orang karena satu bulan setengah uji coba SSA belum mendapatkan kepastian dipakai atau tidak.

“Benar, jadi aksi ini merupakan lanjutan aksi demo beberapa hari lalu. Walaupun massa tidak begitu banyak karena hujan,  aksi tetap dilanjutkan dan kami hanya ingin bertemu dengan Walikota atau Wakil Walikota untuk kepastian kelanjutan uji coba SSA tersebut,”  ujar koodinator lapangan aksi demo, Budi, Rabu (27/9), di Balaikota.

Sementara itu, Ketua RW 03 Kel. Depok Jaya, Firman mengungkapkan, bahwa seharusnya sebelum dilakukan SSA, 
Pemkot Depok juga melakukan survai ke warga di Perumnas Depok Jaya dan sekitarnya jangan hanya melakukan survai dianggan-angan saja walaupun dikatakan melalui akademik tapi kok tidak melibatkan masyarakat.

“Artinya, seharusnya ada survai dan kajian ke warga atau penghuni perumnas Depok Jaya bila memang ada uji coba SSA sebelumnya sehingga tahu persis permasalahan di lingkungan jalan lingkungan perumnas Depok Jaya. Jadi, akibatnya banyak jalan lingkungan ditutup portal dan banyak terjadi kecelakaan. Bahkan pada intinya berharap dibatalkan atau ditunda,” tegasnya.

Hal yang sama dikeluhkan pedagang di Pasar Depok Jaya, Naryo, bahwa
walaupun tiga kali mengelar aksi demo tetap tidak bertemu Walikota Muhammad Idris dan Wakil Walikito Pradi Sipriatna kami akan terus menyuarakan keluhan pedagang. 

“Adanya uji coba praktis pedagang rugi dan kalau sudah Pk. 09:00 pagi kondisi pasar seperti kuburan,” ucapnya.

Sementara Kasatpol PP Kota Depok, Dudi Mir’az didampingi Kadishub Kota Depok, Gandara Budiana, menjelaskan, bahwa semua keluhan dan hasil survai yang dilakukan FMD akan disampaikan secepatnya ke Walikota maupun Wakil Walikota untuk dievaluasi dan dirapatkan kepada seluruh instansi terkait termasuk unsur Polres Depok.

“Jadi, dari hasil survai FMD tentunya menjadi penting untuk masukan dan saran kelanjutan SSA tersebut,” jelas Dudi.

Ditempat yang sama, Kepala Dishub Kota Depok Gandara Budiana mengakui, bahwa hingga saat ini memang kami belum melakukan survai ke warga Perumnas Depok Jaya tapi memang dilakukan melalui survai akademi, sosial dan ekonomi di wilayah yang masuk program SSA.

“Namun, sambil menunggu hasil kajian menyeluruh program uji coba SSA tetap dilaksanakan, dan pihaknya juga terus mendorong pemerintah pusat untuk secepatnya melanjutkan prpyek Jalan Tol Cijago yang hampir sepuluh tahun jalan ditempat untuk memecah arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Margonda tersebut,” ujarnya. (Maulana Said)