Hakim Vonis Terdakwa Party Gay 2,5 Tahun Penjara

RadarOnline.id, SURABAYA – Ahmad Sodik (22), warga Dusun Kanjar Selatan, Desa Kanjar, Madura, atau di Asrama Pondok An Nur Wonocolo Gang Modin Surabaya, dan Jarot Pahala Andreas (43), warga Jalan dr Soetomo gang Kecamatan Jombang ini dihukum lebih berat 2,5 tahun oleh Hakim. Dimana kedua terdakwa ini merupakan penyelenggara party gay yang terjadi di Hotel Oval.

Sedangkan lima orang lainnya  Iswantoro (40), warga Sleman Jogja, Ahmad Salamun (35), warga Ngingas Sidoarjo. Selain itu ada Andreas Lukita (25), warga Tandes Surabaya (Berhubungan), Singgih Dermawan (44), warga Kedamean Gresik dan Ken Haris (23), warga Waru Sidoarjo dimana kelimanya oleh hakim hanya dijatuhi hukuman 1,5 tahun kurungan penjara.

Amar putusan ini dibacakan oleh ketua majelis hakim Unggul Warso Murti di ruang sidang Tirta 1, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dimana hakim menilai ketujuh terdakwa ini telah melanggar pasal 33 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi.

Dengan ini terdakwa atas nama Ahmad Sodik, dan Jarot Pahala Andreas di vonis 2,5 tahun, sedangkan Iswantoro, Ahmad Salamun, Andreas Lukita, Singgih Dermawan, dan Ken Haris divonis 1,5 kurungan penjara,” terang Majelis Hakim, Senin (18/9).

Dimana sebelumnya Jarot, dan Sodik oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Didik Yudha dituntut tiga tahun kurungan penjara. Sedangkan lima terdakwa lainnya oleh Jaksa dituntut dua tahun.

Dengan putusan Hakim yang cenderung lebih meringankan ini, namun ketujuh terdakwa ini masih pikir pikir dengan vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim.

Untuk diketahui, party gay itu diikuti 14 orang pria dari berbagai daerah. Undangan pesta seks kaum homo itu disosialisasikan melalui media sosial (medsos) black berry mesengger (BBM). 

Selanjutnya, para kaum homo itu berpesta dikamar nomor  314 dan 203 Hotel Oval Surabaya.  Saat digerebek petugas, para kaum homo tersebut ditemukan dalam kondisi bugil sambil menonton video porno homo.

Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil mengamankan 14 orang dan menyita barang bukti berupa Hp, Kondom bekas dan baru, Tisu, Pakaian Dalam, Motor dan Mobil, Senjata tajam, Buku Rekening, Uang sebesar Rp 1.100.000, Buku daftar tamu, Bili Hotel, sampah tisu, TV 24″, Tas Dan USB Berisi Video Porno Homo. (Harifin)