Rolas Sitinjak : Bukan Ganti Rugi Tetapi Soal Perlindungan Konsumen

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Wakil Ketua BPKN RI, Rolas Budiman Sitinjak, SH., MH dan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita.

Radaronline.id, JAKARTA – Setelah melewati proses hukum 6 tahun, mulai dari tingkat Pengadilan Negeri (Pertama), Pengadilan Tinggi (Banding), Kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA), gugatan perdata Rolas Budiman Sitinjak atas maskapai Lion Air dimenangkan.

Hal ini terjawab setelah MA menolak PK Lion Air. “Menolak permohonan PK Direktur Utama PT Lion Air/PT Lion Air Mentari Airlines diwakili oleh Rudy Lumingkewas selaku direktur utama sebagai pemohon PK,” demikian dilansir website MA, (6/9/2017) lalu.

Sebelumnya dalam prosesnya pada 15 Januari 2012, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menghukum Lion Air sebesar Rp 23,5 juta. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta pada 8 Januari 2015.

Maskapai berlogo ‘Singa Terbang’ itu tidak terima dan mengajukan kasasi. Tapi MA bergeming. Pada 11 Februari 2016, MA tetap menghukum Lion Air sesuai dengan putusan PN Jakpus.

Dan langkah terakhir dilakukan Lion Air dengan mengajukan PK. Namun MA dengan tegas menolak PK Lion Air, yang artinya dihukum memberikan ganti rugi sebesar Rp 23,5 juta kepa penggugat Rolas Sitinjak.

Terkait putusan ini, Rolas mengaku puas. Dia rela menunggu selama itu untuk memberikan pelajaran pada Lion Air. “Kalau dibilang capek, ya capek 6 tahun sidang. Tapi ini untuk memberi pelajaran dan edukasi,” katanya kepada Radaronline.id di Gedung Kementerian Perdagangan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017) kemarin.

Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia (RI) ini mengatakan, meski tidak sebanding yang dikeluarkan untuk biaya dalam proses bersidang selama 6 tahun, namun ia tetap mengaku puas.
“Ini bukan masalah jumlah ganti rugi, namun lebih tepat tentang keadilan bagi konsumen. Kalau bicara real-nya bisa Rp 300 juta. Itu belum kerugian immateriil yang saya alami,” terang Rolas.

Rolas yang baru dilantik sebagai Wakil Ketua BPKN RI ini mengatakan dirinya sama sekali tidak perhitungan dengan uang yang dia keluarkan selama ini. Apalagi bila dibandingkan dengan uang ganti rugi yang harus dibayarkan Lion kepadanya.

“Kalau cuma mau ambil ganti ruginya sih nggak ada apa-apanya dibanding apa yang saya keluarkan buat sidang. Tapi saya ikhlas, ini kan untuk pembelajaran pada Lion dan masyarakat. Ini buak soal ganti rugi, akan tetapi soal perlindungan konsumen,” ucap Rolas.

Dia berharap jangan ada lagi konsumen yang dirugikan oleh pelaku usaha, apapun usahanya. Dia juga berharap pada masyarakat jangan takut untuk menggugat bila mereka merasa dirugikan.

“Saya melakukan gugatan untuk pembelajaran pada pelaku usaha yang menelantarkan konsumen. Konsumen ini kan raja. Selain itu, saya juga mengajak masyarakat jangan takut menggugat mereka (pelaku usaha),” cerita Rolas soal motivasinya menggugat Lion Air.

4 Gugatan Dimenangkan

Selain gugatan Rolas ada tiga gugatan lainnya terhadap Lion Air yang semuanya dikuasakan ke kantor Law Firm RBS & Partners, sehingga total 4 gugatan terhadap Lion Air dimenangkan.

“Disisi lain, kami juga melalui kantor Law Firm RBS & Partners, senang karena sebelumnya kami juga telah menggugat Lion Air sebanyak 3 (tiga) gugatan dalam permasalahan yang sama,” terang Rudi Nababan SH, salah satu advokat dari Law Firm RBS & Partners, kepada Radaronline.

Sehingga dengan diputusnya gugatan ini, total empat kali pihaknya menggugat maskapai berlogo ‘Singa Terbang’ itu. Dan semuanya dimenangkan oleh majelis hakim pada pengadilan.

Disisi lain, Rolas berharap tidak ada lagi konsumen yang dirugikan haknya oleh pelaku usaha. Tak hanya itu, dia juga berpesan pada masyarakat lain untuk tidak takut melakukan gugatan pada pelaku usaha bila mereka menganggap ada hak konsumen yang dilanggar.

“Saya berharap hukum bisa ditegakkan dalam hal melindungi hak-hak konsumen dari para pelaku usaha yang nakal. Saatnya hukum tegas dalam melindungi konsumen, kan konsumen adalah raja. Kalau ada pelaku usaha yang bilang ‘susah kan bisnis disitu’, ya jangan bisnis kalau begitu,” tutup Rolas. (RBP)

Baca juga :
MA Tolak PK Lion Air Atas Gugatan Rolas Sitinjak
PT DKI Tolak Banding Lion Air Atas Gugatan RBS Law Firm
Kalah Atas Gugatan Rolas Budiman Sitinjak Lion Air Ajukan Kasasi Ke MA

Share.

Comments are closed.