PC PMII Bondowoso Tolak Full Day School

Puluhan aktivis PC PMII saat di Gedung DPRD. (RadarOnline.id)

RadarOnline.di,BONDOWOSO – Full Day School terus mendapatkan penolakan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Tadi pagi, puluhan aktivis PC PMII mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD) dan kantor Dinas Pendidikan Bondowoso, Rabu (16/8).

Full day school dinilai merugikan keberadaan eksistensi Madrasah Diniayah (Madin) oleh PC PMII. Mereka beranggapan, konsepsi yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sangat dangkal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dra Hj. Endang Hardiyanti MM mengatakan telah menerima surat dari Gubenur dan Bupati untuk menunda full day scholl di Kabupaten Bondowoso. Khususnya, bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai dengan ada pentunjuk lebih lanjut.

Kami sudah mendapat surat untuk menunda full day school itu,” kata Endang setelah menerima kedatangan Demontarsi PC PMII.

Ada beberapa tutuntun PC PMII pada saat menggelar aksi itu. Diantaranya, menolak Permendikbud No.23 tahun 2017, meminta Mendikbud turun dari jabatannya karena dinilai sudah mencederai system pendidikan Indonesia dan situasi nasional tidak kondusif. Selain itu, Pemerintahan Kabupaten Bondowoso diminta tegas terhadap sekolah yang menerapkan full day school dan lebih serius menata pendidikan di daerah pinggir. (Shodiq)

NO COMMENTS