KPK Kembali Periksa Irfanto

RadarOnline.id, JAKARTA – Hari ini, Senin (31/7), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Irfanto Hendra Pambudi Cahyo yang tak lain adalah keponakan Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto. Pemeriksaan terhadap Irvanto kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Setnov atas kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau pengadaan e-KTP.

Sebelumnya, KPK telah melakukan pencekalan keluar negeri terhadap Irfanto yang merupakan direktur dari PT Murakabi, salah satu pemenang tender proyek e-KTP. Dalam kasus ini, KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan pada saat penggeledahan dikediaman Irfanto di kawasan Jakarta Selatan guna mendalami keterlibatan Setnov di proyek e-KTP yang bernilai Rp 5,9 triliun dengan prediksi kerugian negara Rp 2,3 triliun.

Hari ini kita juga melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap saksi Irfanto Hendra Pambudi untuk enam bulan ke depan terhitung 21 Juli 2017. Jadi saksi dicegah ke luar negeri untuk kepentingan pemeriksaan dalam kasus e-KTP untuk tersangka SN (Setya Novanto),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, beberapa waktu lalu.

Dalam kasus korupsi e-KTP, KPK telah menetapkan tiga tersangka yaitu Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman yang telah divonis 7 tahun penjara. Kemudian Pejabat Pembuat Komitmen Dirjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto telah divonis 5 tahun penjara. Selain itu, KPK juga telah menetapkan tersangka ke lima dari kasus e-KTP yaitu politisi Golkar, Markus Nari. (Yenny)

NO COMMENTS