Hasbullah: 2019 TPPAS Nambo Difungsikan

0
22

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dari Komisi IV, Hasbullah Rahmad mengungkapkan, bahwa Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) yang berlokasi di wilayah Cipayung tersebut dinilai sudah tidak layak lagi.

“Maka dari itu, direncanakan pada tahun 2019 nanti, Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) di alihkan ke –  Regional Nambo di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor,” ujar Hasbullah didampingi Dinas Lingkungan Hidup pemerintah provinsi setempat, di lokasi TPPAS Nambo Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa dengan seluas 55 hektar ini, TPPAS bakal menampung sekitar 1000 ton sampah per hari dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok.

Artinya, pada tahun 2019 nanti, TPPAS Nambo akan difungsikan sebagai tempat pengolahan sampah,” jelas Hasbullah.

Hasbullah mengingatkan, bahwa sebelumnya juga lokasi penampungan dan pengolahan sampah terluas di Asia Tenggara ini sudah disepakati pada 18 Agustus 2014 oleh pimpinan daerah.

“Artinya, pimpinan daerah tersebut diantaranya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Bogor Rahmat Yasin, Walikota Bogor Bima Arya, serta Walikota Depok Nur Mahmdui Ismail,” imbuh Ketua Plt DPW PAN Jawa Barat itu.

Ditempat terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), Iyay Gumelar membenarkan, bahwa

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah mengatakan, saat ini volume sampah yang diangkut dari sejumlah wilayah Kota Depok ke TPA sekitar 600 hingga 700 ton per hari.

“Maka, bila TPPAS Nambo difungsikan, dijelaskannya, sampah dari Kota Depok ini akan ditampung dan diproses di sana (Nambo). Selanjutnya, sampah dikirimkan ke Nambo sebanyak 700 ton per hari. Itu artinya, sampah yang dikirimkan saat ini ke TPA dibawa untuk diolah di sana,” ujarnya.

Iyay menambahkan, bahwa sedangkan TPA Cipayung yang ada saat ini, nantinya akan menjadi Stasiun Peralihan Antara (SPA) dan tempat pemadatan peralihan dari truk kecil ke truk besar.

“Insyaalloh” mudah-mudahan TPPAS  Nambo pada 2019 bisa difungsikan sehingga sampah dari sini bisa diolah dilokasi yang baru itu,” pungkasnya.  (Maulana Said)