KPK Tetapkan Setnov Tersangka E-KTP

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Hal itu disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo, di Jakarta, Senin (17/7).

KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan seorang lagi sebagai tersangka. KPK menetapkan SN, anggota DPR sebagai tersangka dengan tujuan menyalahgunakan kewenangan sehingga diduga mengakibatkan Negara rugi Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun,” kata Agus.

Agus mengungkapkan, sebelumnya KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto pada Jumat (14/7) lalu. Dimana dalam pemeriksaan ini lantaran ia disebut sebagai pihak yang turut bersama-sama dengan dua terdakwa korupsi e-KTP yakni, Irman dan Sugiharto. Bahkan secara tegas membantah dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) bahwa ia tidak pernah bertemu dengan Muhammad Nazaruddin, Anas Urbaningrum, dan pengusaha Andi Agustinus (Andi Narogong).

KPK menetapkan keputusan penetapan Setya Novanto sebagai tersangka ini diambil setelah mencermati fakta persidangan Irman dan Sugiharto terhadap kasus e-KTP tahun 2011-2012 pada Kemendagri. Dimana, atas perbuatannya Setya Novanto disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Yenny)

Share.

Comments are closed.